Inspiratif, Kisah BKW Perusahaan yang Berkurban Untuk Kemajuan Daerahnya - Jurnal Banua
News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Inspiratif, Kisah BKW Perusahaan yang Berkurban Untuk Kemajuan Daerahnya

Inspiratif, Kisah BKW Perusahaan yang Berkurban Untuk Kemajuan Daerahnya

Perwakilan BKW Group (kiri) memberikan bantuan sapi kurban kepada Admin KPL Opix Za'gen

Siapa perusahaan yang rutin memberikan kontribusi kepada warga? Mungkin telunjuk akan mengarah, salah satunya ke PT Buana Karya Wiratama (BKW) Group.


JURNALBANUA.COM, KOTABARU - BKW Group adalah perusahaan konstruksi asal Tanah Bumbu. Ownernya pemuda kelahiran Kotabaru, Tajerian Noor.

Hampir semua jalan mulus di Tanah Bumbu hasil gawe BKW Group. Begitu juga di Kotabaru.

Belum lama tadi, seorang warga mencium aspal di dekat Batu Ladung, Pulau Laut Tengah, Kotabaru. Ungkapan girangnya, jalan yang puluhan tahun rusak parah, kini sudah mulus.

Warga cium aspal di Pulau Laut, waktu Ramadan 2019 tadi


Jalan itu diperbaiki BKW melalui program infrastruktur Gubernur Kalsel Sahbirin Noor (Paman Birin).

Meski hanya perusahaan jasa konstruksi, tapi kontribusi BKW kepada warga mengalahkan banyak perusahaan raksasa. Ambulans-ambulansya mudah ditemukan berseliweran di Kotabaru dan Tanah Bumbu.

Ambulans itu diberikan cuma-cuma oleh BKW kepada warga. "Bahkan perusahaan tambang raksasa di Pulau Sebuku pun yang belasan tahun mengeruk hasil bumi, tidak ada satu pun memberikan bantuan (ambulans) seperti BKW," kata Rafi warga Pulau Laut Tanjung Selayar.

Jelang lebaran Idul Adha tadi, sama dengan tahun-tahun sebelumnya, BKW kembali mengucurkan bantuan sapi kurban kepada beberapa instansi, dan kelompok kemasyarakatan.

BKW dikenal sebagai perusahaan yang gemar membantu masyarakat di Banua


Salah satu yang mendapat bantuan sapi adalah pengurus Grup Facebook Kotabaru Pulau Laut (KPL). Grup FB yang memiliki anggota terbesar di Kotabaru.

Ada dua admin terkenal di grup itu. Opix Za'gen dan Nicko Sunarso.

Opix dan beberapa anggota grup KPL dikenal gemar melakukan kegiatan sosial keagamaan. Tiap tahun, di haulan Guru Sekumpul, mereka biasa jadi sukarelawan.

Grup FB yang dibina Opix dan Nicko menjadi salah satu rujukan utama informasi di masyarakat. Dua admin tersebut terlihat selektif memilah postingan mana yang diizinkan masuk, dan mana yang tidak.

Banyak pejabat penting di daerah yang masuk jadi anggota grup sosial media itu. Walau rata-rata hanya memantau informasi, namun ada juga yang gemar merespons postingan netizen, salah satunya mantan Kajari Kotabaru Indah Laila, dan mantan Wakapolres Kotabaru Kompol Arief Prasetya.

Sabtu (10/8/19) sapi BKW datang ke halaman rumah Opix. Minggu usai salat Id tadi, sapi itu dipotong. Dibagi-bagikan kepada warga yang membutuhkan.

Admin KPL dan anggotanya memotong daging kurban untuk dibagikan kepada warga kurang mampu


"Kami berterima kasih kepada semua keluarga besar BKW Group. Tahun ini kami kembali bisa berbagi rezeki dengan warga," kata Opix.

BKW juga membagikan sapi ke beberapa instansi. Di antaranya Polres Kotabaru dan Kejaksaan Negeri Kotabaru. Juga ke beberapa desa.

Warga berharap, perusahaan tersebut terus berkembang. Bukan saja di bidang usaha konstruksi.

"Semoga usaha lainnya juga bisa berkembang. Kami dukung. Karena BKW selama ini, memperlihatkan mereka tidak melulu mencari keuntungan pribadi, tapi juga berkontribusi dengan daerah," ujar Pudding tokoh masyarakat di Pulau Laut Tanjung Selayar.

Pemotongan sapi kurban BKW di Desa Sarangtiung Kotabaru

Ia pun berharap, BKW terus meluaskan jejaring usahanya. Membawa nama baik daerah ke kancah nasional dan internasional.

"Sehingga jadi inspirasi pemuda-pemuda di daerah," imbuhnya. (JB)

(Baca juga: Ekasila Soakarno Diamalkan BKW dan Warga Pulau Laut, Sehari Jembatan Baru Terbangun)



Space Iklan

Tags

Posting Komentar