Banjir di Desa Sinar Baru Barito Kuala, Warga Rugi Hasil Panen

Kondisi Bendungan Karang Intan di Kabupaten Banjar. (FOTO:IST)

JURNALBANUA.COM, MARABAHAN - Curah hujan tinggi yang terjadi sejak Oktober 2025 menyebabkan kawasan permukiman eks transmigrasi di Desa Sinar Baru, Kecamatan Rantau Badauh, Kabupaten Barito Kuala, terendam banjir. Genangan air dilaporkan telah berlangsung selama kurang lebih dua bulan terakhir.

Salah seorang warga transmigrasi, Turijan, mengatakan air tidak hanya menggenangi permukiman, tetapi juga lahan pertanian dan perkebunan milik warga. Kamis (01/01/2026).

“Tanaman sayur-sayuran seperti daun bawang dan cabai banyak yang mati karena terendam. Selain itu, kebun kelapa sawit warga juga mengalami penurunan hasil panen,” ujarnya.

Menurut Turijan, air yang menggenangi kawasan tersebut diduga berasal dari arah perkebunan kelapa sawit PT Julong yang berada di sekitar permukiman warga.

Menanggapi hal tersebut, Vice Direktur Julong Kalsel, Rahmad Ade H., menyampaikan bahwa banjir terjadi akibat tingginya curah hujan serta kiriman air dari wilayah selatan. Ia juga menyebutkan bahwa kondisi tersebut turut berdampak pada lahan perkebunan kelapa sawit milik perusahaan.

“Air dari Bendungan Riam Kanan di Karang Intan meluap ke Sungai Martapura, kemudian mengalir ke Sungai Alalak dan tembus hingga ke wilayah rawa-rawa di sekitar sini,” jelas Rahmad.

Ia menambahkan, luapan air tersebut juga terhubung dengan wilayah Jejangkit. Sejak Sabtu malam, air mulai meluap dan kini telah mencapai kawasan permukiman warga di Desa Sinar Baru.

Terkait dampak yang dirasakan masyarakat, pihak perusahaan menyatakan berencana memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir, khususnya mereka yang berada di sekitar area perkebunan.

“Kami berencana membantu warga yang terdampak banjir, khususnya warga yang berada di sekitar kebun,” tambahnya.

Hingga kini, warga berharap adanya penanganan yang lebih optimal serta solusi dari Pemerintah Kabupaten Barito Kuala agar genangan air dapat segera surut dan aktivitas pertanian serta perkebunan kembali berjalan normal.(saa/ibr/jb)


Space Iklan

Tags :

bm
Jurnal Banua

Situs pemberitaan online Jurnal Banua telah memiliki badan hukum dan terdaftar di Kemenkumham RI. Semua produk pemberitaan diolah melalui proses jurnalistik yang profesional dan bertanggungjawab.