DPRD Tegaskan Kualitas Makan Bergizi Gratis Selama Ramadan Harus Tetap Terjaga

Neli Listriani



JURNALBANUA.COM, BANJARMASIN - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap menjadi perhatian serius kalangan dewan, terutama selama bulan Ramadan. Pada masa puasa, penyedia program mengganti makanan basah dengan makanan kering. Meski demikian, dewan menegaskan bahwa standar gizi tidak boleh berkurang.

Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin, Neli Listriani menyatakan, komposisi gizi dalam MBG harus tetap lengkap meskipun bentuknya berubah. Menu yang disalurkan wajib mengandung karbohidrat, susu, serta protein hewani agar kebutuhan nutrisi penerima manfaat tetap terpenuhi.

“Walaupun diganti menjadi makanan kering saat puasa, kandungan gizinya harus tetap setara dengan makanan basah. Karbohidrat, susu, dan protein hewani harus tercakup,” ujarnya. Rabu (25//2)

Penyaluran MBG selama Ramadan ujar Neli dilakukan dua kali dalam sepekan. Dewan meminta pelaksana program menjaga kualitas setiap komponen makanan yang didistribusikan.
Untuk sumber karbohidrat, misalnya, penyedia dapat menggantinya dengan roti. Namun, kualitas roti harus terjamin dan layak konsumsi. Dewan menegaskan akan melakukan pengawasan langsung di lapangan guna memastikan standar tersebut benar-benar diterapkan.

“Karbohidrat bisa diganti dengan roti, tetapi kualitasnya harus dijaga. Jangan sampai saat kami turun ke lapangan, kami menemukan makanan yang tidak sesuai standar. Jika itu terjadi, tentu akan kami tindak lanjuti,” tegasnya.

Dewan pun berharap pelaksana program tidak hanya fokus pada penyaluran, tetapi juga memperhatikan mutu dan kelayakan pangan. Dengan pengawasan yang ketat, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan tetap memberikan manfaat optimal bagi masyarakat selama bulan Ramadan.(saa/jb)


Space Iklan

Tags :

bm
Jurnal Banua

Situs pemberitaan online Jurnal Banua telah memiliki badan hukum dan terdaftar di Kemenkumham RI. Semua produk pemberitaan diolah melalui proses jurnalistik yang profesional dan bertanggungjawab.