![]() |
| Aliansyah. (FOTO:JB) |
JURNALBANUA.COM, BANJARMASIN – Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarmasin, Aliansyah, meminta pemerintah dan instansi terkait segera mengambil langkah tegas menyikapi kemunculan grup gay yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial. Ia menilai keberadaan grup tersebut berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat sehingga perlu diantisipasi sejak dini melalui pengawasan, penelusuran, dan edukasi.
Aliansyah mengaku prihatin dengan fenomena tersebut. Menurutnya, Pemerintah Kota Banjarmasin perlu berkolaborasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk mencegah dampak yang lebih luas.
"Ini harus menjadi perhatian serius. Pemerintah Kota Banjarmasin bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat perlu melakukan langkah antisipasi agar tidak berkembang lebih luas," ujarnya, Jumat (19/6/2026).
Politikus PKS itu menilai persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan aktivitas di ruang digital, tetapi juga berpotensi memengaruhi kehidupan sosial masyarakat. Karena itu, pengawasan dan edukasi harus dilakukan secara berkelanjutan.
Ia juga mendesak instansi terkait untuk menelusuri pihak yang mengelola atau menjadi administrator grup tersebut. Menurutnya, aparat dan instansi yang membidangi informasi dan komunikasi harus aktif memantau aktivitas di media sosial.
"Adminnya harus ditelusuri. Instansi terkait, khususnya yang membidangi informasi dan komunikasi, harus jeli memantau aktivitas medsos. Jika ditemukan pelanggaran aturan, tentu harus ditindak sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya.
Selain pengawasan, Aliansyah menekankan pentingnya memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama generasi muda. Sosialisasi mengenai penggunaan media sosial yang sehat dapat dilakukan melalui sekolah, lingkungan keluarga, hingga kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.
Menurutnya, keluarga memegang peran paling penting dalam membentengi anak dari pengaruh negatif dunia digital. Orang tua harus mengetahui aktivitas dan pergaulan anak, baik di dunia nyata maupun di media sosial.
"Kami mengimbau orang tua agar lebih aktif mengawasi penggunaan media sosial anak-anak, seperti Facebook, Instagram, maupun TikTok. Pendampingan keluarga sangat penting agar anak tidak terpengaruh hal-hal yang berdampak negatif," katanya.(saa/jb)
