![]() |
| Sekretaris DPW PKB Kalsel Hilyah Aulia membuka kegiatan Rapat Formatur Penyusunan Calon Pengurus DPC PKB masa bakti 2026-2031. (FOTO: JURNAL BANUA) |
JURNALBANUA.COM, BANJARMASIN - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Selatan menggelar Rapat Formatur Penyusunan Calon Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB se-Kalimantan Selatan untuk masa bakti 2026-2031 di Banjarbaru, Sabtu (20/6).
Ketua Tim Formatur Penyusunan Calon Pengurus DPC PKB se-Kalsel, Suripno Sumas, mengatakan PKB menerapkan mekanisme musyawarah dan kesepakatan dalam menyusun kepengurusan partai, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan.
Menurutnya, PKB tidak langsung menyusun kepengurusan melalui forum musyawarah wilayah atau musyawarah cabang sebagaimana yang dilakukan sejumlah partai politik lainnya. Sebaliknya, PKB terlebih dahulu membentuk tim lima formatur yang bertugas menjaring dan menyeleksi calon pengurus.
"Tim formatur melakukan pendataan terhadap calon-calon ketua yang kami nilai memiliki kemampuan berinovasi dan berkreasi untuk mendukung keberhasilan PKB pada Pemilu 2029 mendatang," ujar Suripno.
Ia menjelaskan, tim formatur mengusulkan lima nama dari setiap kabupaten/kota kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB. Dari lima nama tersebut, DPP kemudian menetapkan tiga orang yang akan mengisi posisi ketua, sekretaris dan bendahara.
"Nama-nama yang diusulkan bisa berasal dari kader lama maupun kader baru. Setelah DPP menetapkan ketua, sekretaris dan bendahara, ketiganya kami undang untuk menyusun struktur kepengurusan secara lengkap, mulai dari Dewan Syuro hingga Tanfidz," katanya.
Suripno menegaskan penyusunan kepengurusan dilakukan secara fleksibel sesuai kebutuhan dan kekuatan organisasi di masing-masing daerah. Karena itu, jumlah wakil ketua, wakil sekretaris maupun unsur lainnya tidak harus sama di setiap DPC.
Dalam rapat tersebut, tim formatur juga menandatangani berita acara serta sejumlah dokumen persyaratan yang akan disampaikan kepada DPP PKB sebagai bagian dari proses pengesahan kepengurusan.
Ia menambahkan, DPP PKB secara khusus meminta seluruh pengurus yang terpilih untuk mengedepankan persatuan dan menghindari praktik kubu-kubuan dalam tubuh partai.
"Kami mengarahkan agar kepengurusan yang disusun benar-benar mengakomodasi keterwakilan wilayah dan daerah pemilihan. Tidak boleh ada kepentingan kelompok tertentu. Semangatnya adalah kesepakatan bersama demi membesarkan partai," tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris DPW PKB Kalimantan Selatan, Hilyah Aulia, menjelaskan agenda rapat kali ini mencakup penyusunan struktur pengurus secara final serta penandatanganan komitmen antara ketua DPC terpilih dengan DPP PKB.
"Hari ini seluruh ketua, sekretaris dan bendahara terpilih bersama tim penataan struktur menyelesaikan penyusunan kepengurusan secara final. Setelah itu, seluruh dokumen akan kami unggah ke aplikasi DPP untuk proses penerbitan surat keputusan," ujarnya.
Hilyah menyebut seluruh calon pengurus sebenarnya telah melakukan penjaringan dan perekrutan kader sejak pelaksanaan Muscab. Namun, rapat kali ini menjadi tahap akhir sebelum struktur resmi disahkan oleh DPP.
Selain itu, para ketua DPC terpilih juga wajib menandatangani komitmen penyediaan kantor permanen di daerah masing-masing sebagai salah satu syarat organisasi.
"Mereka harus melengkapi data kantor secara rinci, mulai dari lokasi hingga ukuran kantor. Semua informasi itu akan disampaikan kepada DPP PKB sebagai bagian dari komitmen penguatan kelembagaan partai," jelasnya.
Di tempat yang sama, Bendahara DPW PKB Kalimantan Selatan, Hasanuddin, menegaskan seluruh proses penetapan pengurus dilakukan melalui mekanisme Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK) yang diterapkan DPP PKB.
Menurutnya, PKB tidak menggunakan sistem voting dalam menentukan pimpinan partai di daerah. Sebaliknya, DPP memilih kader terbaik berdasarkan hasil penilaian yang objektif dan terukur.
"Di PKB tidak ada istilah voting maupun penunjukan langsung. Semua melalui proses Uji Kepatutan dan Kelayakan. Mereka yang terpilih merupakan kader yang dinilai mampu membawa partai menjadi lebih besar dan lebih baik ke depan," pungkasnya.(saa/jb)
