![]() |
| Apel siaga personel dan peralatan penanggulangan Karhutla. (FOTO:IST) |
JURNALBANUA.COM, MARABAHAN – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau dan mengantisipasi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), PT Palmina Utama (Julong Group) bersama PT Solusi Indo Borneo menggelar Apel Siaga Personel dan Peralatan Penanggulangan Karhutla Tahun 2026 di wilayah operasional perusahaan, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mencegah serta menanggulangi Karhutla secara terpadu dan berkelanjutan.
Apel siaga diikuti oleh personel pemadam kebakaran perusahaan, tim tanggap darurat, Kelompok Tani Peduli Api (KTPA), serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran manajemen Julong Group Kalimantan Selatan, di antaranya Vice Director Julong Group Kalimantan Selatan Rahmad Ade Hidayatullah, General Manager Operasional Julong Group Kalimantan Selatan Victor M. Nainggolan, Vice General Manager PT Palmina Utama Gomgom Tambun, serta Vice General Manager PT Solusi Indo Borneo Budi Utomo. Turut hadir perwakilan GAPKI Kalimantan Selatan dan sejumlah perusahaan perkebunan di wilayah sekitar.
Bertindak sebagai Pembina Apel, Rahmad Ade Hidayatullah menegaskan bahwa pengendalian Karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kesiapan seluruh pihak.
Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya memastikan seluruh personel, sarana, dan prasarana pengendalian kebakaran berada dalam kondisi siap operasional. Menurutnya, kolaborasi dengan masyarakat melalui KTPA menjadi kunci dalam mendeteksi dan menangani potensi kebakaran sejak dini.
“Kesiapsiagaan adalah kunci utama. Pencegahan harus menjadi prioritas karena keberhasilan pengendalian Karhutla ditentukan oleh kemampuan kita mendeteksi dan menangani potensi kebakaran sejak dini melalui kerja sama seluruh pihak,” tegas Rahmad.
Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), perwakilan Polres Banjar dan Polres Barito Kuala, Koramil Simpang Empat, Koramil Jejangkit, Polsek Simpang Empat, Polsek Jejangkit, Camat Jejangkit, serta perwakilan Kecamatan Cintapuri Darussalam.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Barito Kuala dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Banjar turut memberikan pelatihan teknis kepada regu pemadam kebakaran perusahaan. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan keterampilan personel dalam menghadapi situasi darurat kebakaran secara cepat dan efektif.
Pada kesempatan tersebut, PT Palmina Utama juga menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat dengan menyerahkan bantuan berupa **empat unit mesin pompa pemadam kebakaran (fire pump set)** kepada empat KTPA binaan perusahaan, yakni KTPA Jejangkit Timur dan KTPA Sawahan di Kabupaten Barito Kuala, serta KTPA Makmur Karya dan KTPA Alalak Padang di Kabupaten Banjar.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Victor M. Nainggolan kepada masing-masing perwakilan KTPA. Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas masyarakat dalam melakukan pencegahan maupun penanggulangan dini apabila terjadi kebakaran di wilayah masing-masing.
Vice General Manager PT Palmina Utama, Gomgom Tambun, mengatakan bahwa keberhasilan pengendalian Karhutla tidak hanya bergantung pada kesiapan perusahaan, tetapi juga pada kuatnya kolaborasi dengan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.
“PT Palmina Utama berkomitmen terus meningkatkan kesiapsiagaan personel, sarana, dan prasarana pengendalian Karhutla sesuai ketentuan yang berlaku. Namun yang tidak kalah penting adalah membangun kesadaran dan keterlibatan masyarakat melalui KTPA sebagai mitra strategis perusahaan di lapangan. Upaya pencegahan akan jauh lebih efektif apabila dilakukan secara bersama-sama dengan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.
Ia menambahkan, perusahaan secara rutin melaksanakan patroli terpadu, pemantauan titik panas (hotspot), sosialisasi pencegahan Karhutla, serta penguatan kapasitas personel dan kelompok masyarakat binaan sebagai bagian dari strategi mitigasi risiko kebakaran.
Selain unsur pemerintah dan kelompok masyarakat, kegiatan ini juga dihadiri perusahaan sekitar, yakni PT Monrad Intan Barakat dan PT Sentosa Swadaya Mineral, sebagai bentuk dukungan terhadap pengendalian Karhutla secara kolaboratif di Kalimantan Selatan.
Melalui Apel Siaga Karhutla Tahun 2026 ini, PT Palmina Utama dan PT Solusi Indo Borneo kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung program pemerintah mewujudkan Zero Fire, menjaga kelestarian lingkungan, melindungi aset perusahaan, serta memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.(saa/ibr/jb)
