![]() |
| DPRD Banjarmasin kunker ke Yogyakarta. (FOTO:IST) |
JURNALBANUA.COM, YOGYAKARTA – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Banjarmasin terus memperkuat kapasitas kelembagaan dalam menghadapi kebijakan efisiensi belanja pemerintah. Salah satu upaya yang dilakukan ialah melaksanakan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Sleman dan DPRD Kota Yogyakarta untuk mempelajari strategi pengelolaan anggaran daerah yang efektif, transparan, dan akuntabel.
Kunjungan kerja tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachruri, bersama jajaran anggota Banggar DPRD Kota Banjarmasin. Rombongan diterima oleh pimpinan DPRD Kabupaten Sleman dan DPRD Kota Yogyakarta untuk berdiskusi serta bertukar pengalaman mengenai tata kelola keuangan daerah di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Anggota Banggar DPRD Kota Banjarmasin, Suyato, mengatakan kunjungan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas lembaga legislatif, khususnya dalam menjalankan fungsi penganggaran agar mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah secara lebih efektif.
Menurut politisi Fraksi PDI Perjuangan itu, pemerintah daerah harus semakin cermat menetapkan skala prioritas program dan kegiatan. Dengan demikian, setiap alokasi anggaran dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
"Melalui kunjungan ini, kami ingin memperoleh referensi dan praktik terbaik dari daerah lain terkait pengelolaan anggaran, terutama dalam menghadapi kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini diterapkan pemerintah. Hal ini penting agar belanja publik tetap berjalan efektif, tepat sasaran, serta memiliki tingkat akuntabilitas yang tinggi," ujar Suyato, Jumat (26/6/2026).
Ia menjelaskan, berbagai inovasi yang diterapkan DPRD Kabupaten Sleman maupun DPRD Kota Yogyakarta dapat menjadi referensi bagi DPRD Kota Banjarmasin dalam menyusun kebijakan anggaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan dan kebutuhan masyarakat.
Selain membahas strategi efisiensi anggaran, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan kelembagaan antarlembaga legislatif daerah. Melalui sinergi tersebut, kedua belah pihak berharap dapat mendorong penerapan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) di masing-masing daerah.
Banggar DPRD Kota Banjarmasin menargetkan hasil kunjungan kerja ini menjadi bahan evaluasi dan referensi dalam pembahasan APBD mendatang. Dengan begitu, proses penganggaran tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat efektivitas belanja daerah, dan mempercepat pencapaian target pembangunan di Kota Banjarmasin.(saa/jb)
