Reses Unik Noorlatifah di Banjarmasin Timur, Awali dengan Habsy lalu Tampung Aspirasi Warga

Anggota DPRD Banjarmasin Noorlatifah menggelar pembacaan maulid habsy bersama warga. (FOTO:IST)


JURNALBANUA.COM, BANJARMASIN – Ada yang berbeda dari cara Anggota DPRD Banjarmasin, Noorlatifah, dalam menggelar reses. Di tengah agenda menyerap aspirasi, ia justru mengawalinya dengan nuansa religius.

Dalam kegiatan Penelaahan Aspirasi Masyarakat yang digelar di Komplek Green Pramuka, Minggu (5/4/2026), Noorlatifah mengajak warga mengikuti pembacaan maulid habsy bersama.

Suasana pun terasa khidmat. Warga bersama kelompok maulid habsy melantunkan syair-syair pujian, sebelum akhirnya kegiatan dilanjutkan dengan sesi penyerapan aspirasi masyarakat.

Politisi Golkar ini menjelaskan, pendekatan tersebut memang sengaja dipilih sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai keagamaan dalam kegiatan reses.
“Kegiatan keagamaan ini juga sejalan dengan rutinitas DPD Golkar Banjarmasin,” ucapnya.

Ia menambahkan, kelompok habsy yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut berasal dari wilayah Kecamatan Banjarmasin Timur, sehingga sekaligus melibatkan unsur masyarakat setempat.

Pada kegiatan reses, Noorlatifah menyatakan sudah  menampung berbagai aspirasi warga. Beragam persoalan mencuat, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, hingga infrastruktur dan pengelolaan sampah rumah tangga.

“Misalnya warga meminta perbaikan jalan titian, drainase atau saluran air atau normalisasi Sungai, termasuk pengadaan bak sampah dan komposter sampah. Ini yang paling banyak disampaikan warga ketika reses tadi,” katanya.

Ia menilai, persoalan infrastruktur khususnya jalan titian menjadi perhatian mendesak. Banyak di antaranya kini dalam kondisi memprihatinkan akibat konstruksi yang mulai rusak.

Padahal, jalan titian merupakan akses vital bagi warga yang tinggal di bantaran sungai.
“Perlu diketahui di Kecamatanan Banjarmasin Timur ini banyak rumah warga yang ada di bantaran Sungai sehingga akses titian sangat diperlukan,” ujarnya.

Sebagai contoh, ia menyebut kondisi jalan titian di kawasan Sungai Lulut seberang atau Murung Selong yang mengalami kerusakan di beberapa titik.

"Itu jalan titian sekitar 500 meter belum direalisasikan perbaikannya,” sebutnya.

Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa pemerintah kota telah merencanakan perbaikan jalan titian tersebut pada 2027 mendatang.
“Saya berkomitmen akan mengawalnya hingga bisa terwujud,” tuturnya.

Tak hanya itu, Noorlatifah juga menyoroti kebutuhan perbaikan jalan titian di kawasan Kampung Hijau yang dinilai perlu segera ditangani.

"Ini sudah saya masukkan dalam pokok pikiran (Pokir) yang masuk program pemerintah kota tahun ini, kita kawal juga agar terealisasi," terangnya.(saa/jb)


Space Iklan

Tags :

bm
Jurnal Banua

Situs pemberitaan online Jurnal Banua telah memiliki badan hukum dan terdaftar di Kemenkumham RI. Semua produk pemberitaan diolah melalui proses jurnalistik yang profesional dan bertanggungjawab.