Viral, Pejabat Tanbu Hampir Baku Hantam dengan Manajer ASDP - Jurnal Banua -->

Viral, Pejabat Tanbu Hampir Baku Hantam dengan Manajer ASDP

Foto istimewa

JURNALBANUA.COM, BATULICIN - Viral video di sosial media, pejabat Tanah Bumbu hampir baku hantam dengan Manajer PT ASDP Batulicin Arif Budiman, Minggu (29/3/20) tadi.

Berikut videonya:




Dalam video berdurasi hampir dua menit itu, terlihat Sekda Tanah Bumbu Rooswandi Salem berbaju putih adu mulut dengan Arif Budiman.



Kemudian, seorang yang diduga pejabat Tanah Bumbu seperti tidak mampu lagi menahan emosi. Merangsek maju ke arah Arif yang juga maju. Namun berhasil dihalangi petugas.

Dilansir dari Apahabar, Rooswandi mengatakan, Arif seolah tidak terima dengan proses skrining ratusan penumpang dari kapal Sulawesi yang sandar di Batulicin.

“Saat di ASDP, tiba-tiba dia membuat statement yang menyinggung. Kami disebut mempersulit dan menghalangi. Seakan-akan dia tidak menerima adanya pemeriksaan. Tim sudah memberikan penjelasan, tapi dia tetap ngeyel. Bahkan nyaris terjadi insiden,” jelas Rooswandi kepada Apahabar.



Sikap Arif itu mendapat kecaman dari banyak pihak. Termasuk anggota DPR RI Syafruddin H Maming. Pria akrab disapa Cuncung ini, hari itu juga langsung mendatangi kantor ASDP.

"Sekarang saya sedang berada di kantor ASDP. Tapi orangnya tidak ada. Harus ada teguran keras,” sebut pria yang akrab disapa Cuncung kepada Apahabar.

Coba dikonfirmasi Jurnal Banua, baru saja, Arif enggan berkomentar. Dia mengatakan no comment.



Dari informasi yang ditelusuri Jurnal Banua, saat petugas yang tergabung dala Gugus Covid-19 Tanah Bumbu melakukan skrining di pelabuhan, Arif datang. Saat itu Arif menanyakan prosedur pemeriksaan dan sebagainya.

Petugas pun mengingatkan, kondisi darurat. Semua harus diperiksa. Untuk mencegah penyebaran corona. Petugas sendiri sudah standby di pelabuhan sejak subuh. (shd/jb)



Space Iklan

Tags :

bm
Jurnal Banua

Situs pemberitaan online Jurnal Banua telah memiliki badan hukum dan terdaftar di Kemenkumham RI. Semua produk pemberitaan diolah melalui proses jurnalistik yang profesional dan bertanggungjawab.

Posting Komentar