Terbentuk Poros PDI P di Kotabaru, SJA Optimis dengan Koalisinya - Jurnal Banua -->

Terbentuk Poros PDI P di Kotabaru, SJA Optimis dengan Koalisinya

Karikatur Pilkada: Foto: Solo Pos

JURNALBANUA.COM, KOTABARU - Suhu politik di Bumi Saijaan menghangat menyusul keluarnya rekom PDI Perjuangan terkait pasangan Cabup dan Cawabup mereka di Kotabaru.

Diusungnya Zairullah Azhar dan Zulkipli AR secara tidak langsung menambah amunisi PDI Perjuangan di Kotabaru.



"Ya sementara PDI Perjuangan dengan PKB dan Gerindra. Cuma PKB dan Gerindra masih rekom tingkat daerah," ujar Zulkpili kepada Radar Banjarmasin, Rabu (19/2) kemarin.

Zulkipli optimis, bisa meraih hasil maksimal di Pilkada Kotabaru. Gambarannya, PDI Perjuangan tujuh kursi, PKB empat kursi, dan Gerindra 2 kursi.

"Kami pun masih membuka peluang Parpol lain untuk bergabung. Karena ada beberapa pengurus Parpol lain mengatakan, mereka tunggu dulu rekom PDI Perjuangan baru mereka tentukan sikap," akunya.



Ketua DPC Gerindra Kotabaru Nur Aini Syahran membenarkan, mereka di daerah merekomendasikan pasangan Zairullah dan Zulkipli. "Tinggal tunggu rekom dari pusat. Usulan sudah masuk," ujar pria yang akrab disapa Amang Noy itu.

Sementara itu, petahana Sayed Jafar masih optimis Golkar akan mengusung dirinya di Kotabaru. Mengenai PDI Perjuangan yang membentuk poros sendiri, ia tanggapi biasa.

"Kita pun masih dengan koalisi yang sama," ujarnya. Sayed Jafar sendiri sudah mendaftar ke banyak Parpol, di antaranya PPP dan PAN.



Sementara itu di lapangan merebak isu, Sayed Jafar akan berpasangan dengan Bupati Tanah Bumbu Sudian Noor. Orang dekat Sayed Jafar, Guru Udin belum lama tadi mengatakan, akan maksimal jika nanti Sayed Jafar berpasangan dengan Sudian Noor.

Sudian sendiri balihonya pun tersebar di Kotabaru. Orang dekatnya di Kotabaru, Subhan mengaku, banyak masyarakat di Kotabaru yang menginginkan Sudian mengabdi di tanah kelahirannya.

Terkait itu Sayed Jafar mengatakan, dalam politik semua bisa terjadi. "Tidak menutup kemungkinan, itu bisa terjadi. Kita tunggu saja keputusan partai," ujarnya.



Melihat peta yang mulai terbentuk, beberapa kalangan memprediksi Pilkada Kotabaru akan berjalan seru. Diperkirakan, pasangan Cabup dari jalur Parpol hanya ada dua kubu. Poros PDI Perjuangan dan poros Golkar.

Dua Parpol ini memang memainkan peran maksimal. PDI Perjuangan merupakan pemenang Pemilu 2019 di Kotabaru. Sementara Golkar adalah Parpol-nya petahana Sayed Jafar.

Bagaimana dengan jalur perseorangan?



Ada dua pasangan perseorangan yang rencana maju ke Pilkada 2020. Pun begitu, yang terlihat serius adalah pasangan Burhanudin - Bahrudin, sementara pasangan Yandi Kamitono - Agusaputra Wiranto terkesan adem ayem.

Kepada Radar Banjarmasin, Selasa (17/2), Ketua KPU Kotabaru Zainal Abidin mengatakan, ke dua pasangan sudah jauh hari mendaftar Silon. Namun hingga kemarin, baru pasangan Burhanudin - Bahrudin yang mencicil dukungan KTP.

"Pak Burhanudin tadi ini ada sekitar 14 ribuan dukungan yang masuk. Kalau Pak Yandi masih nol," ujarnya.



Pasangan itu perlu minimal 22.314 dukungan valid. Mulai dari KTP hingga surat pernyataan pendukungnya. Dan harus tersebar minimal di sebelas kecamatan. Kotabaru total ada 21 kecamatan.

Batas masuk berkas pada tanggal 23 Februari. Semua data kata Zainal akan mereka periksa ke lapangan. Jika ada satu dukungan bermasalah atau tidak valid, maka calon harus menyediakan dua pengganti.

Kepada Radar Banjarmasin, Burhanudin mengaku sudah ada 21 ribu dukungan. Sisanya akan disetor paling lambat tanggal 20 Februari. "Minimal kita siapkan 25 ribu dukungan," ujarnya.



Sementara itu, sampai berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari Yandi Kamitono. Walau sudah coba dihubungi oleh Radar Banjarmasin. (Sumber artikel: Radar Banjarmasin edisi Kamis 20 Februari 2020)


Space Iklan

Tags :

bm
Jurnal Banua

Situs pemberitaan online Jurnal Banua telah memiliki badan hukum dan terdaftar di Kemenkumham RI. Semua produk pemberitaan diolah melalui proses jurnalistik yang profesional dan bertanggungjawab.

Posting Komentar