Cabup Kotabaru, Jangan Omong Doang, Ayo Berbuat - Jurnal Banua
News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Cabup Kotabaru, Jangan Omong Doang, Ayo Berbuat

Cabup Kotabaru, Jangan Omong Doang, Ayo Berbuat

Suasana pembagian air gratis di Kotabaru belum lama tadi

JURNALBANUA.COM, KOTABARU - Kandidat Cabup Sayed Jafar dan Tajerian Noor membagikan air gratis kepada warga. Sayed Jafar menggerakkan truk tangki bertulisan SJA Peduli. Tajeri menggunakan beberapa truk, membawa dua tandon bertulisan BKW Peduli.

Jika truk-truk itu datang, warga berebut seperti menunggu pembagian beras. Berteriak-teriak, saling mengaku duluan menaruh drum di jalan.

"Kalau semua yang Cabup begini, lumayan juga," tambah Sapar.

Dia menegaskan, dirinya tidak peduli, apakah si pemberi air ikhlas atau tidak. "Terserah saja. Yang penting air dulu, itu baru Cabup," semburnya cepat.



Selain Sayed Jafar dan Tajeri, ada beberapa nama yang mencuat ke publik. Ketua DPC PDI Perjuangan Zulkipli AR, dan M Zairullah Azhar.

Selain mereka ada dua tokoh politik yang terlihat mulai ramai memasang baliho. Dardiansyah dan Fatmawati Haleng. Ke dua nama terakhir ini diketahui sudah mendaftar posisi Wabup ke beberapa partai. Juga ada pendatang baru Said Azhar.

Warga berharap, para kandidat Cabup lebih pro aktif lagi berkomunikasi dengan masyarakat. "Untuk urusan ini, saya angkat jempol dengan Tajeri. Dia dari dulu aktif terus di sosmed. Rajin posting di grup-grup Kotabaru, mudah warga dialog," kata Edy warga yang juga tinggal di pusat kota.

Tajeri sendiri mengaku sudah menjalin komunikasi ke banyak petinggi Parpol di level pusat. "Sudah komunikasi ke Nasdem, PDI Perjuangan, PKS, Demokrat dan PKB," akunya.

Pengusaha muda itu pun menegaskan, jika dirinya nanti berlaga di Pilkada, dia akan tanda tangan di atas materai. "Saya siap hitam di atas putih, mundur jika dua tahun memimpin tidak berhasil visi dan misi," ucapnya.

Bagaimana dengan Sayed Jafar? Sang Petahana itu optimis dapat perahu Golkar. "Saya kan Ketua DPC Golkar Kotabaru," ujarnya. Jika benar, maka ia perlu dua kursi lagi.

"Untuk wakil saya belum ada. Nanti itu tergantung koalisi partai. Kita lihat keputusan partai," tambahnya belum lama tadi saat ditanya Radar Banjarmasin.

Sementara Zairullah, tokoh politik yang akhir-akhir tadi sering wara-wiri ke pelosok desa di Kotabaru, sekarang terlihat mulai disibukkan dengan agenda tugasnya di DPR RI. Meski baru-baru tadi, Ketua DPC PKB Kotabaru Syaiful Rahmadi menegaskan, Zairullah serius maju ke Pilkada Kotabaru.

Keseriusan itu dia beber dengan keputusan DPC PKB Kotabaru yang hanya membuka pendaftaran untuk posisi Wabup. "Zairullah siap mundur jadi anggota DPR RI," kata Syaiful yang juga anggota DPRD Kotabaru itu.

Selasa (1/10) tadi, Pemkab Kotabaru dan KPU Kotabaru meneken Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk biaya penyelengaraan Pilkada nanti. Total nilainya mencapai Rp34,9 Miliar. Naik sekitar Rp10 Miliar dari tahun sebelumnya.

Kepada wartawan, Ketua KPU Kotabaru Zainal Abidin mengatakan, kenaikan anggaran itu karena jumlah TPS bertambah. Di Pilkada 2015 ada 862 TPS, di Pilkada 2020 nanti akan ada 1.115 TPS.

Sesuai aturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2019 tentang Pendanaan Pilkada, duit Rp34,9 miliar itu akan cair dalam tiga tahap. Pertama sebesar 40 persen, kemudian 50 persen dan terakhir 10 persen. (Sumber Radar Banjarmasin edisi 4 Oktober 2019)



Space Iklan

Tags

Posting Komentar