Kabut Asap Selimuti Banjarmasin, Pelindo Pastikan Operasional Pelabuhan Trisakti Tetap Lancar

Terminal penumpang Pelabuhan Trisakti  Banjarmasin. (FOTO:IST)

JURNALBANUA.COM, BANJARMASIN - Kabut asap yang menyelimuti Kota Banjarmasin dan sekitarnya menjadi perhatian PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Kalimantan. Meski kondisi tersebut terjadi, Pelindo memastikan aktivitas operasional dan pelayanan di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin tetap berjalan normal dan lancar dengan mengutamakan keselamatan.

Junior Manager Umum dan Humas Pelindo Sub Regional Kalimantan, Listio Margianto, mengatakan Pelindo terus memantau kondisi kabut asap, terutama ketika kondisi tersebut berpotensi mengurangi jarak pandang dan mengganggu keselamatan aktivitas di kawasan pelabuhan.

“Sejauh ini kegiatan operasional dan pelayanan kepelabuhanan di Banjarmasin tetap berjalan dengan lancar. Namun, kami tetap meningkatkan kewaspadaan dan memastikan keselamatan pekerja, mitra kerja, serta pengguna jasa menjadi prioritas utama,” ujar Listio.

Pelindo juga menjalankan seluruh kegiatan operasional sesuai dengan prosedur keselamatan yang berlaku. Tim operasional dan HSSE terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengantisipasi kemungkinan penurunan jarak pandang maupun kondisi lain yang dapat mengganggu aktivitas kepelabuhanan.

Dari sisi kesehatan, Pelindo turut memperhatikan kondisi para pekerja, khususnya personel yang beraktivitas di luar ruangan. Pelindo mengimbau seluruh pekerja dan mitra kerja untuk meningkatkan kewaspadaan serta menggunakan perlengkapan pelindung diri sesuai dengan kondisi di lapangan.

Pelindo terus menjaga keberlangsungan pelayanan dan kelancaran arus logistik melalui Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Dengan semangat Melayani Sepenuh Hati, Pelindo berkomitmen menjaga kualitas pelayanan sekaligus mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas kepelabuhanan.(saa/jb)


Space Iklan

Tags :

bm
Jurnal Banua

Situs pemberitaan online Jurnal Banua telah memiliki badan hukum dan terdaftar di Kemenkumham RI. Semua produk pemberitaan diolah melalui proses jurnalistik yang profesional dan bertanggungjawab.