Hilyah Aulia Desak PLN dan Provider Rapikan Kabel Semrawut di Banjarmasin Selatan

Anggota DPRD Banjarmasin, Hilyah Aulia. (FOTO: JURNAL BANUA)

JURNALBANUA.COM, BANJARMASIN – Anggota DPRD Kota Banjarmasin, Hilyah Aulia, menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat melaksanakan kegiatan penelaahan dan penyerapan aspirasi masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil) Banjarmasin Selatan Tahun 2026 di Gang Laila RT 10, Kelurahan Murung Raya, Minggu (12/7).

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai perlu segera mendapat perhatian pemerintah. Salah satu yang paling banyak dikeluhkan adalah kondisi kabel listrik milik PLN dan kabel fiber optik milik sejumlah provider internet yang semrawut dan membahayakan keselamatan masyarakat.

Hilyah mengatakan, kondisi kabel yang menjuntai bahkan telah menyebabkan kecelakaan, terutama terhadap anak-anak.
"Keluhan yang paling banyak disampaikan warga adalah kabel-kabel PLN yang sangat semrawut. Bahkan, ada anak-anak yang mengalami kecelakaan karena terkena kabel tersebut. Ini tentu menjadi perhatian serius," ujar Hilyah.

Ia menegaskan akan segera menyampaikan persoalan tersebut kepada PLN agar dilakukan penataan secepatnya.

"Saya berharap PLN segera membenahi kabel-kabel itu karena kondisinya sangat berbahaya bagi warga, khususnya anak-anak," katanya.

Selain kabel listrik, Hilyah juga menyoroti keberadaan kabel fiber optik dari berbagai provider internet yang dipasang tidak beraturan sehingga mengganggu keindahan kota.

"Kabel-kabel Wi-Fi juga sangat semrawut. Karena operatornya banyak, kita juga bingung harus menyampaikan ke mana. Melalui media ini saya berharap seluruh provider dapat membenahi jaringan kabelnya agar lebih rapi. Jangan sampai Kota Banjarmasin terlihat kumuh hanya karena kabel yang tidak tertata," ujarnya.

Menurut Hilyah, penataan kabel tidak hanya berkaitan dengan estetika kota, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat.

"Saya berharap PLN maupun seluruh provider segera melakukan pembenahan terhadap kabel-kabel yang ada di Kota Banjarmasin karena kondisinya sangat membahayakan," tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, Hilyah mengaku akan membawa aspirasi tersebut ke Komisi III DPRD Kota Banjarmasin serta berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terkait penataan kabel milik provider internet.

"Persoalan ini akan segera saya sampaikan kepada PLN melalui Komisi III. Untuk kabel provider, saya juga akan berkoordinasi dengan Diskominfo agar ada langkah penataan bersama," katanya.

Sementara itu, warga RT 10 Kelurahan Murung Raya, Hadi, mengaku telah lama mengeluhkan kondisi kabel fiber optik dan kabel listrik yang menjuntai di beberapa titik.
"Keluhan kami adalah kabel fiber optik yang sangat semrawut. Selain itu, ada kabel listrik yang menjuntai di belakang SD Murung Raya 1 dan di Jalan Malang 2. Kabelnya sangat rendah sehingga bisa dijangkau anak-anak. Kondisi ini sangat berbahaya," ujarnya.

Hadi mengungkapkan, insiden akibat kabel tersebut bahkan pernah menimpa anggota keluarganya.

"Yang pernah mengenai orang itu kabel optik atau kabel Wi-Fi. Bahkan cucu saya sendiri pernah menjadi korbannya saat melintas di lokasi," tuturnya.(saa/jb)


Space Iklan

Tags :

bm
Jurnal Banua

Situs pemberitaan online Jurnal Banua telah memiliki badan hukum dan terdaftar di Kemenkumham RI. Semua produk pemberitaan diolah melalui proses jurnalistik yang profesional dan bertanggungjawab.