Anggota DPRD Gunawan Hadiri Penyaluran Bantuan Cegah Stunting

Penyerahan bantuan penanganan stunting. (FOTO:IST)


JURNALBANUA.COM, MARABAHAN  – Julong Group melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bidang kesehatan melaksanakan Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) bagi 10 Keluarga Risiko Stunting (KRS) di Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala.

Program tersebut ditandai dengan penyerahan bantuan penanganan stunting sebagai bentuk dukungan terhadap upaya percepatan penurunan angka stunting melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan dihadiri unsur Forkopimcam Jejangkit, perwakilan instansi terkait dari Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, kader pendamping keluarga, serta para penerima manfaat program.

Penjabat (Pj) Camat Jejangkit, Hardian, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Julong Group dalam mendukung program pemerintah untuk menekan angka stunting di wilayahnya.

Menurutnya, penanganan stunting merupakan salah satu prioritas nasional yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, sehingga sinergi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“Program GENTING ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap keluarga yang berisiko stunting. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meningkatkan asupan gizi anak-anak dan ibu hamil sehingga mampu menekan risiko stunting di Kecamatan Jejangkit,” ujar Hardian.

Anggota DPRD Kabupaten Barito Kuala dari Fraksi PPP, Gunawan, turut mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha dalam mendukung program penurunan stunting sangat penting karena dapat memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.

“Stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut masa depan generasi penerus. Karena itu, kami menyambut baik adanya Program GENTING yang memberikan perhatian kepada keluarga berisiko stunting. Semoga program ini dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jejangkit,” kata Gunawan.

Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan sehingga target penurunan angka stunting di Kabupaten Barito Kuala dapat tercapai.

Melalui program tersebut, bantuan berupa Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Kering akan disalurkan kepada 10 keluarga sasaran selama tiga bulan berturut-turut, mulai Juli hingga September 2026.

Penyaluran dilakukan secara berkala setiap bulan dengan variasi menu yang disusun sesuai kebutuhan gizi penerima manfaat. Selain untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, variasi menu juga diharapkan dapat meningkatkan minat konsumsi anak-anak dan ibu hamil.

Hardian menambahkan, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada bantuan yang diberikan, tetapi juga pada pengawasan dan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Karena itu, kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) akan melakukan kunjungan rumah secara berkala guna memastikan bantuan benar-benar dikonsumsi oleh sasaran program. Kader juga akan memantau perkembangan kondisi kesehatan anak melalui pencatatan berat badan, tinggi badan, dan indikator kesehatan lainnya.

“Monitoring dan evaluasi menjadi bagian penting agar program ini berjalan efektif serta memberikan dampak nyata bagi penurunan angka stunting,” katanya.

Hasil pemantauan tersebut nantinya akan dihimpun dalam laporan evaluasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) setiap bulan sebagai bahan penilaian efektivitas program dan dasar penyusunan langkah tindak lanjut.

Melalui Program GENTING, diharapkan upaya percepatan penurunan stunting di Kecamatan Jejangkit semakin optimal sehingga dapat melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa mendatang.(saa/ibr/jb)


Space Iklan

Tags :

bm
Jurnal Banua

Situs pemberitaan online Jurnal Banua telah memiliki badan hukum dan terdaftar di Kemenkumham RI. Semua produk pemberitaan diolah melalui proses jurnalistik yang profesional dan bertanggungjawab.