JURNALBANUA.COM, BALANGAN - Pemerintah Kabupaten Balangan Senin (18/5/2026) menggelar upacara khidmat guna memperingati
Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan
Kalimantan. Momentum bersejarah ini menjadi panggung refleksi penting bagi
seluruh jajaran aparatur sipil negara dan elemen masyarakat di Bumi Sanggam
untuk mengenang kembali heroisme para pejuang. Bertindak sebagai pembina
upacara, Wakil Bupati Balangan secara lantang mengajak seluruh lapisan
masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak sekadar mengingat tanggal
sejarah melainkan menghidupkan dan mewarisi api semangat juang para pahlawan
banua.
Langkah penguatan nilai kebangsaan ini dinilai sangat
krusial di tengah derasnya arus globalisasi dan digitalisasi yang berpotensi
mengikis rasa nasionalisme lokal. Wakil Bupati menegaskan bahwa kemerdekaan dan
kedaulatan yang dinikmati masyarakat Kalimantan hari ini merupakan buah dari
tetesan darah, keringat, dan air mata para pendahulu di bawah komando Brigjen
Hasan Basry. Oleh karena itu, menghormati jasa para pahlawan wajib diwujudkan
melalui kontribusi nyata dalam mengisi kemerdekaan dengan pembangunan daerah
yang positif, kreatif, dan inovatif.
Dalam pidato arahannya, jajaran pimpinan daerah
menjabarkan bahwa tantangan perjuangan di era modern telah bergeser dari angkat
senjata menjadi perang melawan kemiskinan, kebodohan, dan ketertinggalan
teknologi. Semangat pantang menyerah yang dicontohkan oleh tentara ALRI Divisi
IV harus ditransformasikan menjadi etos kerja yang tinggi dalam memajukan roda
perekonomian domestik. Setiap individu di Kabupaten Balangan dituntut memiliki
mentalitas sebagai pemenang dan pejuang di bidang profesinya masing-masing demi
membawa kemaslahatan bagi masyarakat luas.
Di sisi lain, perayaan HUT ke-77 ini juga menjadi sarana
strategis untuk merekatkan kembali persatuan dan kesatuan bangsa di tingkat akar
rumput. Nilai gotong royong yang menjadi pilar utama perjuangan kemerdekaan di
masa lalu diharapkan mampu melebur sekat-sekat perbedaan ego sektoral di
internal birokrasi maupun komunitas warga. Sinergi yang kokoh antara
pemerintah, jajaran TNI/Polri, tokoh adat, serta pemuda menjadi modal sosial
terbesar yang optimis mampu mempercepat tercapainya visi pembangunan Kabupaten
Balangan yang maju dan berdaya saing.
Pemerintah Kabupaten Balangan juga menaruh perhatian
khusus terhadap pelestarian situs-situs sejarah dan saksi bisu perjuangan ALRI
Divisi IV yang ada di wilayah regional. Upaya edukasi sejarah ke
sekolah-sekolah lintas kecamatan akan terus diintensifkan agar generasi
milenial dan Gen Z tidak buta terhadap akar identitas bangsanya sendiri.
Melalui pemahaman sejarah yang utuh, diharapkan lahir rasa memiliki (sense
of belonging) yang kuat terhadap tanah air, sehingga mereka tergerak untuk
aktif menjaga kelestarian lingkungan dan ketertiban umum.
Apresiasi yang tinggi mengalir dari berbagai organisasi kepemudaan,
veteran, dan tokoh masyarakat atas konsistensi Pemkab Balangan dalam merawat
tradisi peringatan hari bersejarah ini. Agenda ini dinilai mampu menyuntikkan
energi spiritual positif bagi para pengambil kebijakan agar selalu meletakkan
kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi atau golongan, selaras dengan
sumpah setia para pejuang tempo dulu. Kedewasaan sosial ini menjadi fondasi
yang kokoh dalam mengawal jalannya reformasi birokrasi yang bersih dan
melayani.
Sebagai penutup, seluruh rangkaian upacara peringatan HUT ke-77 Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan ini diakhiri dengan doa bersama untuk kemaslahatan para syuhada dan kemakmuran banua. Komitmen bersama yang terucap di akhir acara diharapkan menjadi pemantik konsistensi kerja nyata di sisa tahun anggaran berjalan. Melalui internalisasi nilai-nilai patriotisme luhur ini, Kabupaten Balangan siap melangkah tegak menghadapi tantangan zaman global menuju daerah yang mandiri, agamis, sejahtera, dan unggul.(nia)
