Rikval Fachruri Turun ke Gang Angsana, Temukan Akses Sekolah Rusak dan TPS Tak Terawat

Rikval Fachruri saat melihat kondisi TPS 3R di Gang Angsana Banjarmasin Utara. (FOTO:JB)



JURNALBANUA.COM, BANJARMASIN - Ketua DPRD Banjarmasin, Rikval Fachruri, turun langsung menyerap aspirasi warga saat melaksanakan reses di Gang Angsana, Banjarmasin, Jumat (3/4). Ia menegaskan pentingnya melihat kondisi lapangan secara langsung agar memahami persoalan masyarakat secara nyata.

Rikval menyampaikan, dirinya bersama rombongan mendengar berbagai keluhan warga sekaligus menyaksikan kondisi yang selama ini mereka rasakan. Ia menilai, kunjungan langsung ke lapangan menjadi langkah penting untuk memastikan setiap aspirasi tidak hanya sekadar laporan, tetapi benar-benar terlihat kondisinya.

Rikval menemukan akses jalan menuju sekolah anak-anak dalam kondisi becek dan memprihatinkan. Warga bahkan telah bergotong royong memperbaiki secara swadaya, namun hasilnya masih belum optimal. Kondisi tersebut terlihat di depan SD Sungai Miai 5 yang dinilai membahayakan dan menyulitkan orang tua saat mengantar anak ke sekolah.

“Kami mendorong Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera melakukan pengaspalan jalan. Dan berharap perbaikan tersebut dapat memperlancar akses sekaligus meningkatkan keselamatan anak-anak sekolah,” katanya.

Selain persoalan jalan, Rikval juga menyoroti kondisi Tempat Pengolahan Sampah (TPS 3R) yang berada tepat di samping musala. Ia menemukan fasilitas tersebut sudah tidak aktif dan mengalami kerusakan parah.

Menurutnya, kondisi TPS 3R tersebut menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu kenyamanan warga, terutama karena lokasinya berada di dekat tempat ibadah. Ia meminta Dinas Lingkungan Hidup segera melakukan pembenahan agar pengelolaan sampah kembali optimal dan tidak mencemari lingkungan sekitar.

“Musala ini kan tempat beribadah, jangan sampai ini mengganggu orang salat,” katanya.

Politikus Golkar ini menegaskan bahwa persoalan sampah tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Ia meminta instansi terkait, khususnya PUPR dan Dinas Lingkungan Hidup, untuk bergerak cepat menindaklanjuti temuan di lapangan.

Sementara itu, Ketua RT 24 Gang Angsana, Fitriadi, mengungkapkan sebagian besar warganya masih membuang sampah di TPS tersebut. Ia menjelaskan, biasanya sampah diangkut lebih cepat, namun pada hari tertentu seperti libur, proses pengangkutan menjadi lebih lambat.

Fitriadi menekankan, warga tidak hanya menginginkan sampah cepat diangkut, tetapi juga meminta perbaikan bangunan TPS agar tidak menimbulkan bau yang mengganggu, terutama bagi jamaah musala.

Menurutnya, warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret, baik dengan memperbaiki fasilitas TPS maupun meningkatkan frekuensi pengangkutan sampah agar tidak terjadi penumpukan.

“Bangunan diperbaiki dan tumpukan sampah cepat dieksekusi,” ujarnya..(saa/jb)


Space Iklan

Tags :

bm
Jurnal Banua

Situs pemberitaan online Jurnal Banua telah memiliki badan hukum dan terdaftar di Kemenkumham RI. Semua produk pemberitaan diolah melalui proses jurnalistik yang profesional dan bertanggungjawab.