Balangan Bersiap Hadapi Bencana, Warga Sediakan Tempat Tinggi untuk ini

Banjir tahun lalu di Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan
JURNALBANUA.COM, PARINGIN - November sudah masuk. Bagi Anda yang tinggal di Balangan, berikut beberapa jenis potensi bencana dan daerah yang rawan.

Tanah longsor paling rawan ada di Juai dan Halong, di daerah bantaran sungainya. Serta kecamatan Tebing Tinggi pada daerah dataran tinggi.

Untuk angin puting beliung rata-rata di semua wilayah.

Dari delapan kecamatan ada tujuh kecamatan yang diprediksi mengalami banjir apabila intensitas hujannya tinggi. Kecamatan Tebing Tinggi, Awayan, Halong, Juai, Paringin, Paringin Selatan, dan Lampihong. 

"Catatan untuk Kecamatan Batumandi itu hanyalah luapan air hujan saja, kemungkinan itu dikarenakan drainase yang tidak berfungsi dengan optimal," ujar Kepala BPBD Balangan Rahmi kepada Jurnal Banua, Rabu (2/11/2022).

Rahim mengungkapkan, menurut laporan BMKG, puncak musim hujan akan terjadi pada puncaknya akan terjadi pada Desember 2022 dan Januari 2023.

Menghadapi itu, BPBD sudah menyiapkan personil Tim Reaksi Cepat (TRC), sarana, sampai penyaluran logistik.

"Membentuk tim khusus di setiap kecamatan, untuk mengirimkan dan persiapan dapur umum apabila diperlukan. Juga kita akan menyiapkan sebuah perahu di setiap kecamatan, serta akan mendirikan posko induk," jelasnya.

Rahim mengaku, pihaknya sudah melaksanakan sosialisasi ke tempat-tempat rawan terjadi kebencanaan.

Tidak hanya itu, di wilayah-wilayah rawan bencana seperti banjir juga sudah menentukan tempat-tempat untuk evakuasi warga .

"Diharapkan ketika terjadi bencana masyarakat dapat dengan cepat memberikan informasi kepada kami, supaya kami dapat merespons," sebutnya.

Dalam waktu dekat, BPBD akan melaksanakan rapat koordinasi dengan Forkompinda Balangan. Mengenai status kebencanaan di awal November ini.

Warga Desa Buntu Karau, Kecamatan Juai, Ansari mengaku sudah melakukan persiapan dalam menghadapi banjir. Jauh-jauh hari supaya ketika terjadi banjir bisa lebih efisien menghemat waktu melakukan evakuasi.

"Pertama saya sudah meletakkan barang-barang yang penting dengan tinggi, menyiapkan tempat penyimpanan barang dengan tinggi," ujar Ansari.

Dikatakan dia, di desanya pernah terjadi banjir selama satu minggu, itu banjir yang paling lama selama hidupnya. Pengalaman itu memberikannya pelajaran. (rin/shd/jb)


Space Iklan

Tags :

bm
Jurnal Banua

Situs pemberitaan online Jurnal Banua telah memiliki badan hukum dan terdaftar di Kemenkumham RI. Semua produk pemberitaan diolah melalui proses jurnalistik yang profesional dan bertanggungjawab.

Posting Komentar