Polisi Ganteng Bujang Pontang-panting Tanggulangi Isu Tsunami di Pesisir Kotabaru - Jurnal Banua -->

Polisi Ganteng Bujang Pontang-panting Tanggulangi Isu Tsunami di Pesisir Kotabaru

Iptu Iksan Prananto tanggulangi hoax tsunami di pesisir Kotabaru

JURNALBANUA.COM, KOTABARU - Senin (1/10) malam tadi pesisir pusat kota Kabupaten Kotabaru mendadak heboh. Viral di sosial media akan ada tsunami melanda ujung tenggara Kalsel ini.

Dari beberapa capture status, diinformasikan jika ada kapal Awu-awu balik arah saat hendak ke Kotabaru. Karena melihat ada gelombang tinggi di dekat pantai Sarangtiung sekitar 14 kilometer dari pusat kota.

Informasi itu beredar cepat. Tidak sedikit warga yang percaya. Was-was. Bahkan ada yang sudah bergerak ke arah bukit menyelamatkan diri.

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto lantas meminta tim di kepolisian untuk memeriksa dan menangani gangguan Kamtibmas itu. Kapolsek Pulau Laut Utara Iptu Iksan Prananto berkoordinasi cepat. Hasilnya informasi itu hoax.

Polisi bekerja sama dengan pemerintah daerah lantas menginformasikan jika kabar tsunami bohong. Tapi kondisi di lapangan terlanjur dilanda rasa cemas.

Maka tanpa pikir panjang, Iksan dan tim pemerintah turun ke lapangan. Mereka menuju Gedambaan dan Sarangtiung. Memakai toa Iksan yang masih bujangan itu menjelaskan bahwa info tsunami adalah hoax.

Iptu Iksan Prananto
Setelah diberikan paparan data dan fakta, warga pun percaya. Netizen sendiri kemudian memberikan sumpah serapah kepada parade penyebar status hoax.

"Itulah. Berbahaya sekali informasi jika kita langsung terima begitu saja. Apalagi di sosial media. Lain kali jangan langsung telan info. Pelajari, dan tanyakan kepada yang berwenang. Para polisi rata-rata ada akun sosial medianya, silakan tanya kalau ada info yang meragukan kepada mereka," pesan Suhasto. (JurnalBanua)


Space Iklan

Tags :

bm
Jurnal Banua

Situs pemberitaan online Jurnal Banua telah memiliki badan hukum dan terdaftar di Kemenkumham RI. Semua produk pemberitaan diolah melalui proses jurnalistik yang profesional dan bertanggungjawab.

Posting Komentar