![]() |
| Debit air di Desa Antasan terus meningkat. (FOTO:IST) |
JURNALBANUA.COM. MARABAHAN – Puluhan rumah warga di Desa Antasan Segera, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala, terendam banjir akibat tingginya curah hujan yang disertai banjir kiriman dari wilayah Kabupaten Banjar, Jumat (2/1/2026).
Banjir dilaporkan telah berlangsung selama dua hari terakhir. Sekretaris Desa Antasan Segera, Muhammad Alfani, menyebutkan selain hujan dengan intensitas tinggi, luapan air dari daerah hulu turut memperparah kondisi banjir di wilayah tersebut.
“Sudah dua hari Desa Antasan Segera terendam banjir akibat curah hujan tinggi dan adanya banjir kiriman dari Kabupaten Banjar,” ujarnya.
Berdasarkan data sementara, banjir berdampak pada 71 rumah warga dengan total 90 kepala keluarga (KK) atau 277 jiwa terdampak. Ketinggian air di dalam rumah warga berkisar antara 10 hingga 25 sentimeter.
Tak hanya permukiman, sejumlah fasilitas umum juga ikut terendam, di antaranya kantor desa dan masjid. Selain itu, banjir menggenangi akses jalan desa sepanjang sekitar 3 kilometer dengan kedalaman air mencapai 30 sentimeter, sehingga menghambat aktivitas dan mobilitas warga.
Hingga kini, debit air dilaporkan masih terus meningkat. Pihak desa bersama aparat terkait masih melakukan pemantauan kondisi di lapangan serta pendataan lanjutan terhadap warga terdampak banjir.(saa/ibr/jb)
