Dua Kali Jadi Waket DPRD, Alpiya Akui Punya Kerterbatasan Atasi Satui

Pasangan nomor satu saat dalam debat, Senin (30/11) malam tadi
JURNALBANUA.COM, BANJARMASIN - Calon wakil bupati nomor urut satu, Alpiya Rakhman akui punya keterbatasan mengatasi masalah desa terpencil di Desa Satui. Walau dirinya sudah dua kali menjabat sebagai ketua dprd.

Itu diakuinya saat menerima pertanyaan dalam debat terkhir, Senin (30/11) malam tadi.

Paslon nomor urut 03 Zairullah Azhhar - M Rusli dalam sesi tanya jawab melemparkan pertanyaan kepada Paslon nomor urut 01 tentang desa terpencil di Kecamatan Satui yang sampai saat ini masih terisolir. 

“Ada satu desa terpencil di Satui, bagaimana mengatasi itu,” kata Zairullah.

Calon Wakil Bupati Tanbu M Alpiya Rakhman mengatakan, permasalahan tersebut harus diperbaiki. “Saya malu kalau kampung halaman saya sampai demikian,” kata Alpiya. 

Namun ia mengakui, dirinya memiliki keterbatasan wewenang sebagai wakil rakyat pada waktu itu. Dan usulan yang telah diajukan pun tidak mendapatkan respons dari pemerintah daerah setempat. 

“Ada Desa Sumber Arum yang tidak memiliki jalan juga. Dan juga Desa Sejahtera Mulia, Jombang. Ini yang akan kita pikirkan dengan pemerintah daerah,” katanya. 

Sementara itu, calon nomor urut dua Mila Karmila pun menanggapi masalah di Satui. Menurutnya, akar soalan di sana adalah maraknya tumpang tindih status lahan, alias konflik agraria. (saa/shd/jb)


Space Iklan

Tags :

bm
Jurnal Banua

Situs pemberitaan online Jurnal Banua telah memiliki badan hukum dan terdaftar di Kemenkumham RI. Semua produk pemberitaan diolah melalui proses jurnalistik yang profesional dan bertanggungjawab.

Posting Komentar