Pilih Buah Lokal atau Buah Impor? - Jurnal Banua -->

Pilih Buah Lokal atau Buah Impor?

Lokal atau impor | Foto: Its Buah

Dewi Vamelia Apriani *)

Saat saya membeli buah, tidak satu dua kali, ada saja penjual begitu bersemangat mempromosikan buah jualannya adalah buah impor. Bukan buah lokal.

Tidak sampai di situ, bahkan terkadang di tambah dengan embel-embel penjelasan, bahwa buah lokal lebih rendah levelnya dari buah impor.

Dari penekanan pembandingan promosi lisan itu, yang kasian adalah bisa jadi ada saja calon pembeli yang terdoktrin. Parahnya, lalu dalam kehidupannya membuat kesimpulan bahwa suatu hal yang bernuansa impor itu levelnya lebih hebat dari sesuatu yang lokal.

Pendapat itu ada benar, tetapi ada juga tidak benarnya.

Dalam kasus buah buahan tadi, ada yang perlu dicermati. Buah umumnya adalah makanan yang relatif cepat proses busuknya. Dengan demikian buah buahan impor yang relatif tahan lama, diduga cenderung memakai pengawet dari pada buah lokal.

Pernah suatu ketika, saya membeli buah jambu kristal (jambu batu yang daging buahnya lebih tebal). Penjualnya menyatakan bahwa jualannya adalah impor. Dengan penjelasan bila jambu kristal lokal buahnya lebih keras di banding yang impor.

Penjelasannya membuat saya tertawa. Saya kemudian menyatakan tidak jadi membeli kalau begitu. Karena yang saya cari adalah buah lokal. Sementara saya lihat jambu kristal itu pada packing kayu bertulisan satu nama kota di daerah Jawa.

Baru beberapa langkah saya berjalan, Penjualnya mengatakan bahwa buah jambu Kristal itu di kirim dari supplier nya di Jawa. Saya tersenyum dan mengucapkan terima kasih dan mohon maaf karena tetap tidak jadi membeli dan tetap ingin mencari buah Indonesia.

Karena apa ..? Karena seolah ada bau kebohongan pada promosinya ..!

Mari kita nikmati dan cintai buah lokal /buah nusantara .......

Selamat Hari Buah 1 Juli 2020

*). Dewi : Ibu Rumah Tangga.


Space Iklan

Tags :

bm
Jurnal Banua

Situs pemberitaan online Jurnal Banua telah memiliki badan hukum dan terdaftar di Kemenkumham RI. Semua produk pemberitaan diolah melalui proses jurnalistik yang profesional dan bertanggungjawab.

Posting Komentar