Pengacara muda Halim: Uang Penting, tapi Lebih Penting ini... - Jurnal Banua

Pengacara muda Halim: Uang Penting, tapi Lebih Penting ini...

Pengacara M Hafidz Halim (pakai jas) saat diwawancarai awak media belum lama tadi | Foto: istimewa

JURNALBANUA.COM, KOTABARU - Pengacara muda di Kotabaru Hafidz Halim mengapresiasi kegiatan DPRD di daerah ini, yang tengah menggodok peraturan daerah bantuan hukum gratis bagi warga kurang mampu.

"Saya melihat ini bukan dari sudut finansial. Karena pengacara itu sebenarnya wajib membantu warga yang kurang mampu. Tapi Perda itu bisa jadi momentum keadilan hukum bagi warga," ujar Halim, Jumat (12/6) pagi tadi.

Pengacara yang sering membantu warga tersandung hukum dengan biaya cuma-cuma ini menekankan, masih banyak warga di Kotabaru tidak mengerti hukum. Anggapan menyewa pengacara itu mahal menjadi salah satu faktor.

"Dengan Perda itu nanti, kita harap semua warga kurang mampu, ketika berperkara, bisa mendapatkan pendampingan hukum," harap Halim.

Untuk itu, ia juga menyarankan DPRD Kotabaru dan pemerintah daerah untuk membuat program edukasi hukum bagi masyarakat. "Saya mendapati di lapangan, banyak warga tidak mengerti tentang hutan dan fungsinya. Sehingga ketika mereka mencari nafkah kadang berbenturan dengan aturan," beber Halim.

Ia pun berharap, legislatif di Kotabaru bisa membuka ruang lebih banyak. Berdialog dengan para pengacara.

"Pengacara butuh uang itu pasti. Tapi bagi saya pribadi, memberikan pendidikan hukum bagi warga itu jauh lebih penting," tuntasnya.

Sekadar diketahui, Kamis (11/6) Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis mengatakan, pihaknya sedang menggodok rencana peraturan daerah, terkait bantuan hukum gratis bagi warga kurang mampu.

"Targetnya segera rampung," ujar politisi dari PDI Perjuangan ini. (shd/jb)


Dapatkan berita terbaru dari kami, dengan cara klik like atau suka Fanspage FB ini


Space Iklan

Tags :

bm
Jurnal Banua

Situs pemberitaan online Jurnal Banua telah memiliki badan hukum dan terdaftar di Kemenkumham RI. Semua produk pemberitaan diolah melalui proses jurnalistik yang profesional dan bertanggungjawab.

Posting Komentar