Disiplin Aturan Masker, Polisi Amir Diberi Julukan Angker - Jurnal Banua

Disiplin Aturan Masker, Polisi Amir Diberi Julukan Angker

Kapolsek Pulau Laut Selatan rajin sosialisasi masker kepada warganya. Karena aksinya yang tegas kepada remaja bandel, ia pun mendapat julukan polisi angker

JURNALBANUA.COM, KOTABARU - Jika Anda sekarang berkunjung ke Desa Tanjung Seloka, ramai orang memakai masker. Bahkan para remaja yang biasa enggan seperti terlihat di pusat kota, tidak terjadi di Kecamatan Pulau Laut Selatan.

Belum lama tadi, Jurnal Banua berkesempatan mengunjungi Tanjung Seloka di Pulau Laut Selatan. Sekitar 150 kilometer dari pusat kota.

Dari Seloka, naik ke Desa Tanjung Serudung. Warga ramai bermasker. Bahkan ke rumah tetangga yang dekat rumah pun pakai masker.

"Ini semua gara-gara Kapolsek (Iptu Amir Hasan), dia hampir tiap saat keliling desa memantau warga yang tidak pakai masker," kata Kepala Desa Tanjung Serudung, Hasmuddin Noor saat hari lebaran.

Kata Hasmuddin, para remaja yang bandel ketika kedapatan polisi berkeliaran pakai masker, langsung disuruh pulang. Sebelum pulang olahraga dulu: push up.

Konon Amir sempat diberi gelar polisi dajal, karena tidak pernah henti melakukan sosialisasi. Terkait keputusan MUI Kotabaru agar warga meniadakan Jumat jemaah dan salat Id berjamaah.

Dikonfirmasi di kantornya, Amir kepada Jurnal Banua membenarkan. Anggotanya ditugaskan aktif di lapangan melakukan sosialisasi. "Alasannya tidak punya masker, kita berikan," ujarnya.

Lanjut Amir, peningkatan kesadaran warga tidak terlepas dari peran kepala desa. "Rata-rata kepala desa di sini mudah diajak koordinasi. Tokoh-tokoh masyarakat juga. Walau masih banyak warga yang bandel, tapi pelan-pelan mereka sadar untuk melindungi diri dan orang lain," bebernya.

Terkait julukan polisi dajal? Amir hanya tertawa.

"Iya saya ada dengar. Biasa anak-anak. Itulah risiko, kita disiplin pasti ada yang gak suka. Tapi harus saya lakukan.

Karena keselamatan warga terkait corona ini, jadi tanggung jawab kami. Kapolres (AKBP Andi Adnan) sudah jelas bilang: keselamatan rakyat itu hukum nomor satu," tambah polisi yang pernah tugas di Satuan Reskrim Polres Kotabaru ini.

Ia pun meminta. Semua pihak. Khususnya di Kecamatan Pulau Laut Selatan, bersatu menangani pandemi.

"Tolong juga para remaja yang masih bandel. Lindungi keluarga kalian. Masih muda mungkin peluang sembuh besar. Tapi bagaimana kalau kalian menulari ke orang tua. Sabarlah dulu," pungkasnya.

Dimintai tanggapannya, Kepala Desa Labuan Mas, Duriansyah mengapresiasi langkah-langkah tegas yang diterapkan Amir. "Jadi kami warga merasa dilindungi," ujarnya. (hri/shd/jb)


Dapatkan berita terbaru dari kami, dengan cara klik like atau suka Fanspage FB ini


Space Iklan

Tags :

bm
Jurnal Banua

Situs pemberitaan online Jurnal Banua telah memiliki badan hukum dan terdaftar di Kemenkumham RI. Semua produk pemberitaan diolah melalui proses jurnalistik yang profesional dan bertanggungjawab.

Posting Komentar