Sulaiman Umar Minta Pemerintah Gelontorkan Dana untuk Penelitian Vaksin Corona - Jurnal Banua

Sulaiman Umar Minta Pemerintah Gelontorkan Dana untuk Penelitian Vaksin Corona

Sulaiman Umar

JURNALBANUA.COM, BANJARMASIN - Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, dr Sulaiman Umar, meminta pemerintah pusat menggelontorkan dana untuk biaya penelitian vaksin virus corona.

Dana itu katanya dapat diberikan kepada Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman. "Kita jangan hanya tergantung pada instrument pendeteksi dan menunggu hasil pengembangan vaksin dari luar," kata Sulaiman dalam keterangannya, Minggu (22/3/20) tadi.



Sulaiman mengungkapkan, LBM Eijkman adalah salah satu lembaga riset. Yang merupakan mitrakerja Komisi VII DPR RI.

Terkait masalah Covid-19, LBM Eijkman dapat berkontribusi setidaknya pada dua hal. Pertama, identifikasi keberadaan virus Covid-19 bagi masyarakat terinveks, menambah laboratorium-laboratorium test yang ada.

"Ke dua, melakukan pengembangan atau penemuan vaksin Covid-19, dengan cara prosedur yang dipercepat," ujar dokter ini.



Sulaiman kemudian meminta pemerintah agar segera menggelontorkan anggaran. Pendanaannya bisa melalui anggaran bencana BNPB yang telah siap pakai.

Sulaiman menegaskan, LBM Eijkman memiliki pengalaman panjang meneliti dan menangani beberapa kasus infeksi virus. Seperti virus Flu Burung (HN51) , virus  West-Nile, virus Sika, bahkan identifikasi virus corona dari para pemburu dan pemakan satwa liar di Tomohon (Sulawesi Utara).



"Dengan demikian, saya yakin dan tentunya LBM Eijkman telah memiliki kapasitas dan kemampuan dalam mendeteksi  keberadaan virus COVID-19 sesuai pendekatan biologi molekuler. LBM Eijkman dapat menginisiasi pengembangan vaksin sekalipun belum terdapat isolate virus SARS-Cov-2 melalui pendekatan insilico, apalagi bila sudah terdapat isolate virus," tuntasnya. (shd/jb)



Dapatkan berita terbaru dari kami, dengan cara klik like atau suka Fanspage FB ini


Space Iklan

Tags :

bm
Jurnal Banua

Situs pemberitaan online Jurnal Banua telah memiliki badan hukum dan terdaftar di Kemenkumham RI. Semua produk pemberitaan diolah melalui proses jurnalistik yang profesional dan bertanggungjawab.

Posting Komentar