Ditanya Corona, Kapolres Kotabaru Ceritakan Kisah Umar bin Khattab - Jurnal Banua -->

Ditanya Corona, Kapolres Kotabaru Ceritakan Kisah Umar bin Khattab

Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin | Foto: Jurnal Banua

Konon, iblis lari terbirit ketika ketemu Umar bin Khattab. Tetapi, ketika bepergian dan tahu tujuannya ada wabah menular, Umar pun memilih pulang.

JURNALBANUA.COM, KOTABARU - Hal itu disampaikan Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin saat berbincang dengan awak media akhir pekan tadi.



Saat itu Andi memakai baju koko warna putih. Wajahnya cerah, habis salat Zuhur.

Ditanya soal corona, Andi Adnan meminta semua bijak.

Ia pun lantas bercerita. Katanya siapa yang tidak kenal dengan keberanian Umar bin Khattab.



Sahabat Nabi itu dikenal tegas dan tanpa takut. Saking beraninya, konon iblis pun lari terbirit-birit ketika ketemu Umar.

Namun, saat berkunjung ke Syam. Umar mendapat kabar bahwa di Syam ada wabah menular.

Mendengar itu, setelah meminta pendapat dari sana-sini, Umar pun memilih pulang. "Itu Umar, pria yang dikenal tanpa rasa takut," ujar Andi Adnan.



Ketika Umar memutuskan pulang, seorang sahabatnya Abu 'Ubaidah protes seraya mengatakan: "apakah kita hendak lari dari takdir Allah?".

Mendengar itu Umar menjawab: "Ya, kita lari dari takdir Allah kepada takdir Allah (yang lain). Bagaimana pendapatmu, seandainya engkau mempunyai seekor unta, lalu engkau turun ke lembah yang mempunyai dua sisi. Yang satu subur dan yang lain tandus. Bukankah jika engkau menggembalakannya di tempat yang subur, engkau menggembala dengan takdir Allah juga, dan jika engkau menggembala di tempat tandus engkau menggembala dengan takdir Allah?”.

Pun begitu, Andi Adnan meminta warga tidak panik. Jangan ada berita atau informasi hoax dengan tujuan provokatif.

"Jaga pola hidup sehat. Dan ikuti imbauan atau instruksi yang dikeluarkan pemerintah," tuntasnya. (shd/jb)




Space Iklan

Tags :

bm
Jurnal Banua

Situs pemberitaan online Jurnal Banua telah memiliki badan hukum dan terdaftar di Kemenkumham RI. Semua produk pemberitaan diolah melalui proses jurnalistik yang profesional dan bertanggungjawab.

Posting Komentar