Banjir Pulau Laut, Polisi TNI dan Relawan Berjibaku di Lapangan - Jurnal Banua
News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Banjir Pulau Laut, Polisi TNI dan Relawan Berjibaku di Lapangan

Banjir Pulau Laut, Polisi TNI dan Relawan Berjibaku di Lapangan


Suasana lebaran berubah tegang. Banjir. Polisi, TNI dan relawan serentak turun ke jalan. Berikut suasananya di lapangan.

JURNALBANUA.COM, KOTABARU - Perintah Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto masuk di grup WhatsApp. Intinya anggota bantu warga: all out.

Sabtu (8/9/19) pagi. Suasana lebaran berubah total. Hujan deras membingkai langit. Hampir semua wilayah kabupaten.

Wakapolres Kompol Arief Prasetya (topi hitam) membantu mobil angkutan umum melintas

Wakapolres Kompol Arief Prasetya bergegas ke lapangan. Di jalanan sirine polisi, BPBD dan mobil Balakar Saijaan meraung-raung.

Juga mobil Kodim 1004 dan Lanal Kotabaru. Berseliweran di jalan.

Tim Ketupat Intan 2019 berjibaku. Tepat di Sungai Paring, sekitar lima kilometer dari pusat kota Arief turun ke jalan.

Dia ikut memandu mobil penumpang dari pesisir barat yang masuk kota. "Terus-terus, jangan sampai mati mesinnya," pandunya kepada mobil yang merangkak di dalam genangan air.

Polisi tinggi besar itu tampak mencolok di tengah banjir. Dia ditemani PJU Polres Kotabaru.

"Ndan, di Gunung Sari kabarnya longsor," kata Kapolsek Pulau Laut Utara, Iptu Iksan Prananto.

Berangkatlah mereka ke sana. Sekitar 15 kilometer dari pusat kota.

Pemandangan pilu terlihat. Tepat di RT 5. Longsor hebat baru saja terjadi. Di sana semua tim lengkap, termasuk Senkom dan Basarnas.

"Ada rumah tertimbun longsor. Tapi tidak ada korban. Warga sudah dievakuasi," kata Danramil Pulau Laut Utara, Kapten Inf Eko NS.

Dengan peralatan seadanya tim dibantu warga lantas membersihkan jalan. Jalan yang menghubungkan pusat kota ke objek wisata Meranti itu tertutup.

"Sementara alat berat milik Pemda sedang diusahakan ke sini. Warga juga kami minta mengungsi dulu sementara," ujar Arief.


Di lokasi longsor, Arief sempat memberikan sepatu bot kepada Ketua Senkom Memet Wahyudi yang bekerja tanpa alas kaki. "Semoga semua petugas dan relawan terus disehatkan," ujar Duki warga Kotabaru.


Air yang menggenang di pusat kota diperkirakan mengotori ratusan rumah. Tidak ada korban jiwa. Balakar Saijaan sempat melaporkan sebuah mobil terseret arus banjir di jalan, namun berhasil diselamatkan.

Kasat Lantas AKP Lendra Ambarsari di tengah banjir


Baca: Pulau Laut Banjir, Sugian: Jangan Tambang Pulau Laut

Banjir atau air menggenang dilaporkan juga terjadi di Berangas Pulau Laut Timur. Juga di Pulau Sebuku.

Sementara itu, BMKG Kotabaru memperkirakan. Hujan akan terus mengguyur hingga Senin nanti. (JB)

Baca: BMKG Perkirakan Hujan Sampai Senin, Ini Prakiraan Waktunya
Space Iklan

Tags

Posting Komentar