Kisah Polisi Yusriandi yang Mau Pindah, Wartawan dan Kepiting Siring Laut - Jurnal Banua
News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Kisah Polisi Yusriandi yang Mau Pindah, Wartawan dan Kepiting Siring Laut

Kisah Polisi Yusriandi yang Mau Pindah, Wartawan dan Kepiting Siring Laut

Yusriandi Yusrin berpose saat program Go Green di Kotabaru Kalsel

Dimana? Ini Bang Yusriandi nungguin. Di Siring Laut, makan enak ini. Cepat ke sini.

JURNALBANUA.COM, KOTABARU - Panggilan telepon itu masuk sehabis Isya, malam ini tadi. Polisi yang dikenal suka bercanda kabarnya lagi kumpul-kumpul dengan awak media.

Benar saja, di salah satu sudut wisata kuliner Siring Laut depan kantor bupati, Yusriandi dengan busana muslim sudah di sana. Juga terlihat beberapa orang buruh tinta.

"Pesan-pesan dulu. Ada kepiting, pilih-pilih," ujar Yusriandi.

Tidak disuruh dua kali. Para wartawan yang tiap hari bergelut dengan informasi itu memesan makanan kesukaan mereka.

Yusriandi Yusrin (baju putih) saat makan bersama wartawan di Siring Laut Kotabaru Kalsel

Ada yang pesan kepiting beberapa porsi. "Eh, kamu kan kolesterol," tanya seorang wartawan kepada rekannya yang berbadan agak gemuk. Si gemuk hanya nyengir lebar.

Sembari menunggu hidangan, obrolan mengalir. Suara musik, hempasan ombak Selat Pulau Laut, kikik remaja tanggung.

"Saya mau ucapkan terima kasih atas peran semua rekan-rekan jurnalis selama ini. Ikut memberikan edukasi, sama-sama menjaga dan membangun keamanan dan ketertiban masyarakat," ujar Yusriandi.

Besok katanya, dia akan sertijab. Dia akan pindah ke Polda Kalsel. Sementara posisinya sebagai Wakapolres Kotabaru akan diisi Kompol Arief Prasetya yang sebelumnya menjabat Kabag Ops Polres Kotabaru.

Kompol Yusriandi Yusrin (kiri) bersama Kapolres AKBP Suhasto dan Kabag Ops Kompol Arief Prasetya

"Terima kasih atas semua peran produktifnya selama ini. Membantu kami, kepolisian khususnya Polres Kotabaru," tambah Yusrin.

Banyak kenangan sebutnya selama bertugas di pesisir Kotabaru. "Ini daerah yang sangat indah. Masyarakatnya, nelayannya, luar biasa. Kalau olahraga pagi, di depan rumah saya bisa lihat langsung pesona hijau royo pegunungan Sebatung."

Kotabaru sebutnya memiliki potensi yang amat besar. Utamanya di bidang pariwisata dan kelautan. Polres Kotabaru juga mengambil peran terkait pengembangan potensi itu, dalam gawe Go Green.

"Komunikasi tetap kita jaga. Walau saya tidak di sini, teman-teman silakan saja kontak," ucapnya.

Kisah-kisah pun berlanjut. Para jurnalis bergantian menyampaikan kesan, harapan dan kadang lelucon yang membuat Yusriandi tertawa terbahak-bahak.

"Kadang komandan bercandanya kelewatan. Saya udah di ujung deadline, redaktur udah nagih berita. Eh, waktu saya telepon beliau (Yusriandi) untuk konfirmasi malah dibawa becanda. Saya tanya, Abang dimana? Dia jawab di hatimu," ujar seorang wartawan disambut tawa Yusriandi.

Kompol Yusriandi Yusrin berpose bersama rekannya di Pulau Laut

Sosok Yusriandi memang unik. Pernah suatu ketika acara penanaman pohon durian untuk masyarakat program CD CSR PT Multi Sarana Agro Mandiri. Saat itu tiba sesi hiburan. Semua naik ke atas panggung.

Bupati naik, Danlanal Letkol Laut Joko Andriyanto naik. Juga Dandim 1004 Letkol Inf Rony Syafriyanto. Musik dangdut membahana. Yursriandi yang saat itu mewakili Kapolres AKBP Suhasto memilih ngacir ke bangku penonton.

"Di sini aja ah, biar gak disuruh nyanyi. Bahaya kan kalau di atas disuruh nyanyi, mati kita, susah dangdut," ujarnya kepada wartawan sambil nyengir.

Rupanya ulahnya itu terlihat dari atas panggung. Suara-suara lantas menyebut dan memanggil namanya. Ketangkap basah gak goyang, Yusrandi pun naik ke atas panggung.

Baca juga: Wakapolres: Tidak Semua Lelaki Bersalah

Apa yang terjadi? Benar saja. Mikropon langsung disodorkan. Lagunya: tidak semua laki-kali bersalah padamu.

Beberapa wartawan yang dimintai tanggapannya mengatakan, Yusriandi adalah petinggi polisi di Kotabaru yang enak diajak komunikasi. "Dia memandang kita itu sebagai rekan, bukan semata hubungan kerja," ujar Heri salah satu jurnalis di Kotabaru.

Baca juga: Polisi Ini Tempuh Ribuan Kilometer Untuk Lombok

Duki jurnalis lainnya mengatakan, dia akan merindukan candaan spontan Yusriandi saat masih di Kotabaru. "Kasus berat kalau sama beliau jadi ringan kelihatan. Ada-ada aja caranya supaya kita terbahak," akunya.

Sertijab akan dilakukan Jumat (31/8) pagi ini sekitar pukul 08.00. "Halo kepiting bakar berapa ini tagihannya," kata Yusriandi usai makan-makan di Siring. (Jurnal Banua)
Space Iklan

Tags

Posting Komentar