Diterjang Angin Kencang dan Hujan Deras, Belasan Tenda Kuliner Ramadan Baiman Roboh

Belasan tenda roboh di kawasan kuliner Ramadan Baiman. (FOTO:IST)
JURNALBANUA.COM, MARABAHAN - Angin kencang disertai hujan deras menerjang kawasan Kuliner Ramadan Baiman di bawah Jembatan Barito, Banjarmasin, Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 16.30 Wita, tepat menjelang waktu berbuka puasa.

Cuaca yang semula cerah tiba-tiba berubah drastis. Angin kencang berembus kuat dan langsung mengguncang tenda-tenda pedagang. Tak lama kemudian, hujan deras mengguyur lokasi saat para pedagang tengah melayani pembeli yang mulai memadati kawasan kuliner.

Terjangan angin merobohkan belasan tenda dan membuat beberapa di antaranya beterbangan. Meja, kursi, serta perlengkapan dagangan berserakan di area pasar. Makanan dan minuman yang telah disiapkan di atas meja ikut terhambur dan basah akibat hujan. Para pedagang bergegas menyelamatkan barang dagangan mereka, sementara pengunjung berlarian mencari tempat berteduh.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Budaya, dan Pariwisata (Disporbudpar) Barito Kuala, Sirpan, memastikan tidak ada korban cedera dalam peristiwa tersebut.

“Alhamdulillah tidak ada korban cedera dalam kejadian ini. Sebagian besar tenda kerucut dari sponsor yang roboh,” ujarnya.

Sirpan menegaskan, pihaknya segera memperbaiki tenda yang rusak dan mengevaluasi kekuatan serta sistem pengamanan tenda agar kejadian serupa tidak terulang.

“InsyaAllah dampak kejadian ini ditangani dengan baik dan tenda yang rusak diperbaiki secepatnya. Kami juga melakukan evaluasi kekuatan tenda,” tegasnya.

Dalam waktu bersamaan, Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Barito Kuala tetap melaksanakan agenda buka puasa bersama di Pasar Kuliner Ramadan 1447 Hijriah. Meski sebagian tenda roboh, panitia menggelar kegiatan di tenda yang masih berdiri.

Pasar Kuliner Ramadan 1447 Hijriah menghadirkan 73 pedagang, terdiri atas 30 pelaku ekonomi kreatif umum dan 43 pelaku kuliner dari desa maupun BUMDes di Barito Kuala. Pengelola membuka pusat kuliner tersebut setiap hari sejak 19 Februari hingga 15 Maret 2026, pukul 16.30 hingga 19.00 Wita.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi panitia dan pedagang untuk menambah sistem pengamanan tenda serta memperkuat perlengkapan lapak, terutama saat potensi cuaca ekstrem meningkat, agar aktivitas ekonomi masyarakat selama Ramadan tetap aman dan nyaman.(saa/ibr/jb)


Space Iklan

Tags :

bm
Jurnal Banua

Situs pemberitaan online Jurnal Banua telah memiliki badan hukum dan terdaftar di Kemenkumham RI. Semua produk pemberitaan diolah melalui proses jurnalistik yang profesional dan bertanggungjawab.