Viral...! Kapolres Kotabaru Kayuh Becak, Dua Penumpangnya Imut - Jurnal Banua
News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Viral...! Kapolres Kotabaru Kayuh Becak, Dua Penumpangnya Imut

Viral...! Kapolres Kotabaru Kayuh Becak, Dua Penumpangnya Imut

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto mengayuh becak mengantar anaknya karnaval kemerdekaan

Jurnal Banua, KOTABARU - Mendadak saja warga pesisir Kotabaru heboh. Kepala Polisi di pesisir ujung tenggara Kalsel mengayuh becak, beberapa kilometer keliling kota.

Warga terkaget-kaget, melihat yang mengayuh becak wajahnya selama ini sering ada di spanduk-spanduk besar kepolisian. Memakai celana jeans, kemeja putih, Suhasto membawa dua penumpang imut.

Demi anak-anaknya, Kapolres Ajun Komisaris Besar Polisi Suhasto, rela mengayuh becak dalam rangka memeriahkan karnaval kemerdekaan.

Dua orang anak Suhasto ikut karnaval bersama teman-teman pelajar SD mereka. Orang tua ikut, termasuk Suhasto, Sabtu (18/8) pagi tadi.

Murid-murid SDN Dirgahayu Kotabaru itu karnaval memakai busana adat-adat di nusantara. "Kapan lagi kan ya? Saya suka tema nya, merekatkan nusantara. Anak-anak pakai busana adat dari seluruh nusantara," ujar Suhasto.

Tapi wartawan juga penasaran. Masalahnya, mengayuh becak bukan pekerjaan gampang. "Belajar dong. Dulu waktu muda kan saya di lapangan tugasnya, jadi teman di lapangan banyak" tambahnya.

Faktanya memang, Suhasto sebelum jadi Kapolres adalah polisi yang lama bertugas di lapangan. Sebagai anggota Reserse. Pergaulannya luas, berteman dan bergaul tidak pilih-pilih.

"Dia itu bermasyarakat. Sama nelayan sering mancing ke laut. Asyik orangnya," kata Abu tokoh nelayan di Kotabaru.

Kapolres AKBP Suhasto berpose dengan anak-anaknya usai perayaan karnaval kemerdekaan 

Video dan foto Suhasto karnaval kayuh becak menyebar cepat di sosial media. Tanggapan warga beragam. "Keren banget Komandan," ujar Tajerian Noor pengusaha asal Kotabaru.

"Apa yang dilakukan Kapolres itu menjadi contoh yang baik. Dia unsur Muspida, sejajar dengan bupati. Aksinya mengayuh becak menyadarkan kita, bahwa semua manusia sama, apapun pekerjaannya," kata M Syaripuddin tokoh agama di Pulau Laut Tanjung Selayar.

Dia menambahkan, aksi Suhasto juga berdampak positif bagi perkembangan mental anak-anak.



Sama dengan tahun lalu, sehari usai upacara kemerdekaan, Kabupaten Kotabaru selalu menggelar karnaval. Pesertanya mulai dari pelajar dan seluruh instansi/lembaga pemerintah.

Karnaval di Kotabaru berjalan meriah. Cuaca cerah. Aparat TNI Polri berjaga sepanjang jalan mengamankan jalannya pawai kemerdekaan itu. (Jurnal Banua)

Space Iklan

Tags

Posting Komentar