Puluhan Pelaku Usaha Konstruksi di Tanbu Ikuti Bimtek e-Purchasing

Bimtek e-Purchasing di Kabupaten Tanah Bumbu. | Foto : Media Center Tanah Bumbu


JURNALBANUA.COM, BATULICIN – Sebanyak 76 Pelaku Usaha sektor jasa kontruksi di Kabupaten Tanah Bumbu, mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) e-Purchasing, di Ruang Bersujud 1, Kantor Bupati Tanah Bumbu, Senin (18/3/2024) 

Bupati Zairullah Azhar di wakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan Eryanto Rais membuka secara resmi Bimtek e-purchasing tersebut, dalam sambutannya Zairullah menyambut baik dan mengapresiasi di laksanakannya Bimtek e-Purchasing.

"Kegiatan ini sebagai upaya dalam mewujudkan good governance. Serta sistem pengadaan barang jasa pemerintah yang efektif dan transparan, dan komitmen mendukung penggunaan produk-produk dalam negeri," ujarnya.

Pengadaan barang dan jasa pemerintah mempunyai peran penting dalam melaksanakan pembangunan nasional. Terlebih, untuk peningkatan pelayanan publik dan pengembangan perekonomian nasional dan daerah.

Selain itu, melalui e-Purchasing juga meningkatkan proses pengadaan produk barang atau jasa dengan mengimplementasikan teknologi elektronik.

"Hal ini tentu sangat penting di lakukan. karena penggunaan e-Purchasing dalam proses pengadaan produk barang atau jasa di bidang kontruksi dapat lebih mudah di akses semua pihak yang terlibat. Serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," jelasnya.

Melalui bimtek ini pula, ia menyebut menjadi sebuah langkah maju yang juga dapat memajukan pengusaha lokal di daerah. Sehingga bisa ikut berpartisipasi dalam rangka mengelola kegiatan pembangunan di Kabupaten Tanah Bumbu.

“Harapannya kepada peserta Bimtek e-Purchasing dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Sehingga nantinya dapat memahami dan mengaplikasikan e-katalog bidang kontruksi secara efektif dan efesien,” harapnya.

Kepala Dinas PUPR Tanbu melalui Sekretaris, Muhammad Yusri mengatakan jika Bimtek e-Purchasing digelar untuk menjalankan amanat Intruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 tentang percepatan peningkatan penggunaan produk dalam negeri.

“Dalam rangka mensukseskan gerakan nasional bangga buatan Indonesia pada pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah,” katanya. 

Kemudian ia menjelaskan pada Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2020 tentang peraturan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017. Tentang jasa kontruksi dalam rangka mendukung pengadaan disektor jasa kontruksi yang lebih baik.

Pembinaan terhadap pelaku pengadaan merupakan unsur penting yang harus di perhatikan dalam rangka menciptakan lingkungan kondusif bagi pengembangan jasa kontruksi. Terlebih, utamanya dalam menciptakan tenaga kerja kontruksi kompeten dan berdaya saing sebagai salah satu modal kesuksesan pembangunan infrastruktur.

"Kontruksi yang berkualitas di tentukan oleh sumber daya yang berkualitas. Tentunya termasuk di dalamnya sumber daya manusianya," tutupnya. (dr/adv/jb)


Space Iklan

Tags :

bm
Jurnal Banua

Situs pemberitaan online Jurnal Banua telah memiliki badan hukum dan terdaftar di Kemenkumham RI. Semua produk pemberitaan diolah melalui proses jurnalistik yang profesional dan bertanggungjawab.

Posting Komentar