Berkacamata Mirip Don Juan, Siapa Sangka Dandim Kotabaru Pandai Mengaji - Jurnal Banua
News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Berkacamata Mirip Don Juan, Siapa Sangka Dandim Kotabaru Pandai Mengaji

Berkacamata Mirip Don Juan, Siapa Sangka Dandim Kotabaru Pandai Mengaji

Dandim 1004 Kotabaru Letkol Inf Rony Fitriyanto saat kunjungan TMMD 105 ke Desa Subur Makmur, Kamis (25/7/19) | Foto: Jurnal Banua

JURNALBANUA.COM, KOTABARU - Wajahnya rupawan, kulit bersih. Jika pakai kaca mata, kesannya seperti Don Juan. Siapa sangka, tentara muda itu pandai mengaji.

Dandim 1004 Kotabaru Letkol Inf Rony Fitriyanto, Kamis (25/7/19) tadi mengunjungi Desa Subur Makmur. Melihat kemajuan program TMMD 105.

Di Subur Makmur, sekitar 100 kilometer dari pusar kota, ratusan tentara bekerja di sana sejak 11 Juli. Membangun jalan, bedah rumah, merehab musala, membuat sarana MCK, sarana olahraga. Dan seabrek kegiatan lainnya.

Lepas Zuhur dia tiba di desa. Setelah menempuh dua jam perjalanan darat dari pusat kota Kabupaten Kotabaru.

Usai makan siang di rumah Kades Subur Makmur, Saipudin Zohri, Dandim ditemani Kasdim Mayor Inf Samsul Kusairi pergi ke Masjid Darul Muhajirin.

Dandim jadi imam. Satu areal dengan masjid, ada Taman Pendidikan Alquran.

Atas inisiatif Samsul, usai salat, mereka pun melihat-lihat TPA. Belasan anak-anak belajar mengaji. "Assalamualaikum," ujar Rony.

Berbincanglah Rony dengan para guru ngaji dan anak-anak. Kapan TPA dibangun? Anak-anak sudah belajar apa saja? Banyak yang ditanyakan Rony.

"Nah sekarang saya mau tes nih adik-adik. Siapa yang bisa dapat hadiah," ujarnya.

Dandim menanyakan siapa nama Nabi terakhir. Anak-anak rebutan acung jari. "Nabi Muhammad," ujar seorang anak. Dia kemudian diberi Dandim uang Rp10 ribu.

Dandim 1004 Letkol Inf Rony Fitriyanto mengajar anak-anak Subur Makmur mengaji

"Siap yang hapal Alfatihah," tanya Dandim lagi. Semua kembali rebutan acung jari.

Namun hanya satu yang berani maju ke depan. Membacalah anak itu ayat Alfatihah. "Mustaqim atau mustakin? Mim atau nun," ujar Dandim ketika mendengar bacaan anak itu.

Dandim pun kemudian mencontohkan cara bacaan yang benar. Panjang pendek ayat, dan tajwidnya. "Karena salah ucapan bisa salah arti," ujarnya.

Suara Dandim membaca ayat Quran empuk terdengar. "Beliau itu dulu pernah jadi qari," ucap Samsul seolah mengerti tatapan heran dari warga yang saat itu juga menyaksikan. (JB)

Cek videonya di sini:


Space Iklan

Tags

2 komentar

  1. homma...Fanss banrr one Dandim mun kya ini ...Sempurna dah bagi olons...wooww kawakh n adalh kesemotan baselfie one pa DandimπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜babini kh buajng??

    BalasHapus