Dari Jalan Rusak hingga Kabut Asap, Rikval Fachruri Serap Aspirasi Warga Sungai Miai

Kegiatan reses Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri bersama warga Kelurahan Sungai Miai. (FOTO:JURNAL BANUA)

JURNALBANUA.COM, BANJARMASIN – Persoalan jalan dan kesehatan menjadi dua hal yang mengemuka saat Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachruri, menemui warga Kelurahan Sungai Miai, Jumat (23/10). 

Dalam kegiatan reses tersebut, warga menyampaikan kebutuhan yang mereka harapkan mendapat perhatian dan tindak lanjut dari pemerintah.

Pertemuan itu menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyuarakan persoalan di lingkungan mereka. Bagi warga, infrastruktur jalan yang memadai menjadi salah satu kebutuhan penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Di sisi lain, kondisi udara yang kurang baik akibat kabut asap juga mendorong perlunya perhatian terhadap kesehatan.

Rikval mengatakan, Sungai Miai merupakan salah satu titik kunjungan resesnya di Kota Banjarmasin. Melalui pertemuan langsung dengan masyarakat, ia ingin mendengar berbagai persoalan sekaligus menyerap informasi mengenai kondisi yang berkembang di tengah warga.

“Jadi, hari ini kami melaksanakan reses di beberapa titik, salah satunya di Sungai Miai. Ada beberapa hal yang disampaikan warga, termasuk persoalan yang berkaitan dengan kondisi dan fenomena yang terjadi di Banjarmasin saat ini,” ujarnya.

Di antara aspirasi yang disampaikan warga, perbaikan infrastruktur jalan menjadi salah satu perhatian utama. Rikval menyebutkan, terdapat dua ruas jalan di kawasan Sungai Miai yang perlu diperjuangkan agar mendapat penanganan.

Ia berharap aspirasi tersebut dapat masuk dalam pembahasan dan memperoleh tindak lanjut sesuai mekanisme yang berlaku. Menurutnya, perbaikan infrastruktur akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari.

“Ada dua jalan yang menjadi perhatian kita bersama. Mudah-mudahan ke depan bisa kita perjuangkan sehingga, apabila terealisasi, perbaikannya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” katanya.

Meski demikian, Rikval memahami bahwa tidak semua usulan masyarakat dapat langsung diwujudkan. Setiap aspirasi harus melalui proses dan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.

Karena itu, ia menilai kelengkapan persyaratan menjadi salah satu hal penting agar usulan masyarakat dapat diproses dengan baik.

“Tidak semua aspirasi bisa langsung terealisasi karena ada persyaratan yang harus dipenuhi. Untuk usulan yang persyaratannya belum lengkap, tentu harus dilengkapi terlebih dahulu agar pelaksanaannya ke depan bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.

Selain persoalan jalan, kesehatan masyarakat juga menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Kondisi kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah membuat upaya menjaga kesehatan semakin penting.
Rikval mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan perlindungan diri ketika berada di dalam ruangan apabila kondisi memungkinkan.

“Kesehatan masyarakat ini penting. Karena itu, kami mengimbau masyarakat agar menggunakan masker ketika keluar rumah maupun saat berada di dalam ruangan, jika memungkinkan, untuk melindungi diri,” tuturnya.

Menurut Rikval, masyarakat juga perlu memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang tersedia di puskesmas. Pemeriksaan secara berkala dapat membantu warga memantau kondisi kesehatan dan memperoleh penanganan apabila mengalami keluhan.

Ia menjelaskan, sosialisasi mengenai layanan kesehatan telah dilakukan melalui berbagai saluran, tidak hanya melalui pengurus RT. Rikval pun turut mengajak masyarakat agar lebih aktif memeriksakan kesehatan diri dan keluarga.

Bagi dia, menjaga kesehatan bukan hanya tanggung jawab tenaga medis, tetapi juga membutuhkan kesadaran masyarakat untuk mengenali kondisi tubuh dan memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia.

Reses tidak sekadar menjadi agenda pertemuan antara wakil rakyat dan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk mendengar langsung kebutuhan warga, mulai dari persoalan infrastruktur hingga layanan dasar seperti kesehatan.

Rikval berharap berbagai aspirasi yang disampaikan warga Sungai Miai dapat menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan pembangunan daerah. Ia menyadari bahwa realisasi setiap usulan membutuhkan proses, tetapi aspirasi masyarakat tetap perlu mendapat perhatian dan tindak lanjut.(saa/jb)












Space Iklan

Tags :

bm
Jurnal Banua

Situs pemberitaan online Jurnal Banua telah memiliki badan hukum dan terdaftar di Kemenkumham RI. Semua produk pemberitaan diolah melalui proses jurnalistik yang profesional dan bertanggungjawab.