JURNALBANUA.COM, BALANGAN - Wakil Ketua Gatriwara Provinsi Kalimantan Selatan,
Rubiaty Herlina, mengapresiasi pelaksanaan pertemuan yang digelar di Kabupaten
Balangan, Sabtu (27/6/2026). Gabungan Istri
Wakil Rakyat (Gatriwara) Provinsi Kalimantan Selatan terus bergerak dinamis
dalam memperkokoh eksistensi dan kontribusi sosialnya di tengah masyarakat
banua. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penyelenggaraan program
pelatihan peningkatan kapasitas yang diikuti oleh jajaran pengurus dan anggota
dari berbagai kabupaten/kota. Agenda yang berlangsung khidmat ini didesain
sebagai sarana penyegaran organisasi sekaligus ruang untuk menajamkan
kompetensi kepemimpinan dan manajerial para anggotanya.
Sebagai wadah berkumpulnya para pendamping wakil rakyat,
Gatriwara memegang peran penting yang tidak terpisahkan dari dinamika
pembangunan daerah. Pelatihan kapasitas ini bertujuan untuk menyamakan persepsi
dan menyusun gerak langkah yang lebih padu dalam mendukung program-program
kesejahteraan masyarakat. Melalui penguatan fungsi organisasi, setiap anggota
diharapkan mampu mengidentifikasi isu-isu sosial di wilayah masing-masing dan
merumuskan kontribusi nyata yang dapat menyentuh langsung kepentingan warga.
Dalam jalannya forum, ditekankan pentingnya membangun
komunikasi yang efektif dan relasi yang solid antar-pengurus daerah
se-Kalimantan Selatan. Sinergitas lintas wilayah dinilai menjadi kunci utama
agar program kerja yang dicanangkan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan
saling terintegrasi dan memberikan dampak yang lebih masif. Pertemuan tatap
muka ini juga dimanfaatkan sebagai panggung untuk saling berbagi pengalaman
keberhasilan (best practices) dari program kerja yang telah dijalankan
di tiap daerah.
Selain penguatan internal, pelatihan ini membekali para
peserta dengan keterampilan komunikasi publik dan tata kelola organisasi
modern. Kemampuan ini sangat krusial bagi anggota Gatriwara yang sering
berinteraksi langsung dengan konstituen maupun komunitas perempuan di berbagai
pelosok daerah. Dengan memiliki kecakapan komunikasi yang baik, pesan-pesan
pembangunan dan edukasi sosial yang dibawa oleh organisasi dapat tersampaikan
secara lebih persuasif dan mudah diterima oleh masyarakat luas.
Pihak panitia penyelenggara menjelaskan bahwa peningkatan
kapasitas ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan organisasi untuk
terus relevan dengan tantangan zaman. Gatriwara dituntut tidak hanya aktif
dalam kegiatan seremonial, tetapi juga harus mampu tampil sebagai motor
penggerak inovasi sosial, mulai dari isu ketahanan pangan keluarga,
pemberdayaan ekonomi perempuan, hingga sektor kesehatan ibu dan anak. Oleh
karena itu, bekal pengetahuan dari pelatihan ini diharapkan langsung
diimplementasikan setelah para peserta kembali ke daerah asal.
Dampak positif dari pelaksanaan agenda ini juga
diharapkan mampu memicu lahirnya kolaborasi-kolaborasi baru dengan instansi
pemerintah maupun organisasi kewanitaan lainnya di Kalimantan Selatan. Hubungan
kemitraan yang strategis akan memperluas jangkauan program bakti sosial dan
pemberdayaan yang digagas oleh Gatriwara. Semangat kebersamaan yang terpancar
sepanjang pelatihan menjadi modal utama bagi seluruh pengurus untuk menjaga
konsistensi pergerakan organisasi ke arah yang lebih profesional.
Sebagai penutup, seluruh rangkaian pelatihan kapasitas
ini menorehkan komitmen bersama untuk membawa Gatriwara Kalimantan Selatan
menjadi organisasi yang semakin solid, mandiri, dan berdampak luas. Dengan
selesainya agenda ini, sebuah cetak biru gerakan yang lebih tertata telah
disepakati demi kemajuan banua. Dedikasi dan sinergi yang terus dirawat oleh
para istri wakil rakyat ini diharapkan mampu menjadi inspirasi positif bagi
penguatan peran perempuan dalam pembangunan daerah di masa depan. (nia)
