Dinas PUPR-Perkim Balangan Buka Ruang Dialog Lewat Forum Konsultasi Publik

 



JURNALBANUA.COM, BALANGAN - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPR-Perkim) Kabupaten Balangan Senin (25/5/2026) terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan tata kelola infrastruktur yang transparan dan akuntabel. Langkah nyata ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik (FKP) yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan. Agenda strategis ini sengaja dibuka sebagai wadah serap aspirasi sekaligus media evaluasi bersama demi menaikkan standar mutu pelayanan publik di sektor pembangunan daerah.

Langkah akselerasi ini dinilai sangat krusial mengingat Dinas PUPR-Perkim memegang peranan sentral sebagai motor penggerak pembangunan fisik dan penataan ruang di Bumi Sanggam. Melalui forum dialog dua arah ini, pihak dinas berupaya membedah regulasi, memangkas birokrasi yang kaku, serta menyelaraskan indikator kepuasan masyarakat terhadap layanan administratif maupun teknis. Penyelarasan persepsi ini diharapkan mampu melahirkan formula pelayanan baru yang jauh lebih responsif, efisien, dan minim kendala di lapangan.

Pihak manajemen Dinas PUPR-Perkim Balangan menjelaskan bahwa setiap masukan, kritik konstruktif, serta rekomendasi yang lahir dari forum ini akan dijadikan dokumen berharga. Catatan-catatan tersebut akan diolah secara laboratoris untuk menyempurnakan Standar Operasional Prosedur (SOP) baku pada berbagai lini pelayanan, mulai dari pengurusan kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang (KKPR), perizinan infrastruktur, hingga layanan konsultasi perumahan pemukiman warga lintas kecamatan.

Di sisi lain, keterlibatan aktif dari berbagai unsur eksternal—seperti akademisi, perwakilan media massa, organisasi profesi konstruksi, lembaga swadaya masyarakat, hingga tokoh adat—mencerminkan berjalannya prinsip good governance. Pihak otoritas daerah meyakini bahwa keterbukaan informasi dan pelibatan publik merupakan pilar utama untuk menekan potensi maladminstrasi. Dengan mendengarkan langsung suara pengguna layanan, kebijakan pembangunan yang dirancang ke depan dipastikan berbasis pada realitas kebutuhan riil masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Balangan memberikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif DPU-Perkim dalam menggelar forum konsultasi secara berkala ini. Pemkab berkomitmen untuk selalu mendukung pemenuhan fasilitas penunjang, digitalisasi sistem layanan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) aparatur teknik di internal dinas. Langkah penyempurnaan ini diharapkan mampu mempercepat realisasi proyek-proyek strategis daerah tanpa mengorbankan kualitas kepatuhan terhadap regulasi hukum yang berlaku.

Dampak jangka panjang dari pembaruan standar pelayanan pasca-forum ini diharapkan mampu memicu peningkatan rasa percaya (public trust) masyarakat dan para investor lokal terhadap birokrasi Balangan. Jaminan kepastian waktu, kejelasan tarif (jika ada), serta keramahan petugas dalam mendampingi urusan administratif menjadi nilai tawar yang sangat tinggi. Iklim investasi yang sehat di sektor properti dan infrastruktur diproyeksikan akan langsung linear terhadap pertumbuhan ekonomi domestik daerah.

Sebagai penutup, seluruh rangkaian Forum Konsultasi Publik Dinas PUPR-Perkim Balangan ini diakhiri dengan penandatanganan berita acara komitmen bersama antara pihak penyelenggara pelayanan dan perwakilan masyarakat. Kesepahaman yang tercapai menjadi modal sosial yang kuat untuk mengawal jalannya pembangunan infrastruktur yang inklusif dan merata. Melalui sinergi yang kokoh ini, Kabupaten Balangan optimis dapat terus menyejajarkan diri dengan daerah maju lainnya di Kalimantan Selatan melalui penyediaan pelayanan publik yang prima dan profesional.(nia)


Space Iklan

Tags :

bm
Wahyudi

Situs pemberitaan online Jurnal Banua telah memiliki badan hukum dan terdaftar di Kemenkumham RI. Semua produk pemberitaan diolah melalui proses jurnalistik yang profesional dan bertanggungjawab.