Corona, DPRD Banjarmasin Libur Kunker sampai Maret, Ganti dengan Raker - Jurnal Banua -->

Corona, DPRD Banjarmasin Libur Kunker sampai Maret, Ganti dengan Raker

Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya (kiri) bersama Wakil Ketua M Yamin

JURNALBANUA.COM, BANJARMASIN - DPRD Banjarmasin akan menunda kunjungan kerja keluar daerah hingga akhir Maret 2020.

Menyusul adanya kasus Covid-19 dan surat edaran dari Mendagri bagi pejabat daerah untuk tidak melakukan kunjungan kerja ke luar daerah.



"Ini ditunda sampai 31 Maret. Nanti akan kami agendakan kembali program kegiatan keluar daerah pada bulan April di akhir Maret ini ," ucap Ketua DPRD Banjarmasin, Harry Wijaya kepada wartawan di gedung dewan, Kamis (19/3/20).

Beberapa agenda kegiatan ke luar daerah yang akan ditunda DPRD jelas Harry, di antaranya kunjungan kerja Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dan Workshop anggota DPRD Banjarmasin.

"Hari ini kami sudah melakukan rapat pimpinan dewan bersama seluruh pimpinan fraksi terkait penundaan tersebut," ujarnya.



Dengan adanya kondisi ini, politikus PAN ini pun berharap, kejadian luar biasa terkait Covid-19 ini dapat ditanggulangi dan segera berakhir. Sehingga kegiatan pemerintah di pusat maupun di daerah kembali dapat berjalan seperti biasanya.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin M Yamin menambahkan, untuk jadwal kunker wakil rakyat di Kota Seribu Sungai ini akan diganti dengan rapat kerja bersama pihak terkait.

"Kami sepakat dengan penundaan itu, dan diganti dengan rapat kerja bersama dinas," ucap Yamin.



Selain itu kata Yamin, DPRD Banjarmasin hingga akhir Maret 2020 mendatang, memutuskan untuk tidak menerima studi banding atau kunjungan kerja dari tamu-tamu luar daerah sebagi upaya pencegahan terhadap Covid-19.

"Kami juga meminta kepada sekretariat DPRD untuk menyediakan peralatan kebersihan seperti sanitaiser bagi tamu yang masuk ke Kantor DPRD," jelas politikus Gerindra ini. (saa/shd/jb)



Space Iklan

Tags :

bm
Jurnal Banua

Situs pemberitaan online Jurnal Banua telah memiliki badan hukum dan terdaftar di Kemenkumham RI. Semua produk pemberitaan diolah melalui proses jurnalistik yang profesional dan bertanggungjawab.

Posting Komentar