Ini yang Dilakukan Kasdim 1004 Ketika Diminta Jadi Imam Salat - Jurnal Banua
News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Ini yang Dilakukan Kasdim 1004 Ketika Diminta Jadi Imam Salat

Ini yang Dilakukan Kasdim 1004 Ketika Diminta Jadi Imam Salat


Jadi tentara tidak melulu dituntut harus bisa bertempur. Juga harus siap ketika dadakan diminta jadi imam salat.

JURNALBANUA.COM, KOTABARU - Kamis (18/7/19) tadi, mewakili Dandim 1004 Letkol Inf Rony Fitriyanto yang tugas luar, Kasdim Mayor Inf Samsul Kusairi berangkat seratus kilometer ke arah barat.

Menuju lokasi TMMD 105 digelar. Desa Subur Makmur Kecamatan Pulau Laut Barat.

Sekitar tiga jam perjalanan tiba dia di Subur Makmur. Beberapa ruas jalan yang masih berlubang menghambat perjalanannya.

"Tapi sudah jauh lebih lumayan itu dibanding tahun lalu. Saya lihat ada pekerjaan perbaikan jalan di sekitar Semaras," ujarnya.

Saat itu Kasdim bersama dua orang wartawan lokal.

Keliling Kasdim. Melihat dan membantu pasukan yang bekerja.

Ada membangun jalan. Membedah rumah. Membuat sarana MCK. Sampai ada yang memanen karet.

Kasdim Mayor Inf Samsul Kusairi dijamu warga saat meninjau giat TMMD di Pulau Laut Barat

Desa eks transmigrasi saat itu ramai. "Ada 114 orang anggota TNI AD yang diturunkan dalam program TMMD di sini," paparnya.

Tidak terasa waktu Magrib tiba. "Ayo ke masjid. Salat dulu. Berjamaah," kata Samsul kepada pasukan.

Magrib begitu pasukan sudah menyebar. Istirahat. Ada di rumah warga. Ada di dalam tenda. Menunggu giat malam hari.

Samsul menunu Masjid Darul Hijrah. Usai salat sunat, muazin kamat. Waktunya salat Magrib.

Tidak ada warga melangkah ke depan jadi imam. Samsul malah yang diminta. Samsul sejenak ragu. Tapi terus diminta.

Majulah dia ke depan. Jadi imam.

Ternyata bacaan Samsul bagus. Lancar tidak kaku. Usut punya usut, Samsul ternyata biasa jadi imam. Dia bahkan peraih sarjana agama.

Mayor Inf Samsul Kusairi jadi imam salat Magrib di Masjid Darul Hijrah Desa Subur Makmur

Samsul dikenal memang suka salat berjamaah. Beberapa hari sebelumnya, saat rapat koordinasi dengan belasan wartawan, ketika azan berkumandang dia meminta semua percakapan dihentikan. Lantas mengajak salat berjamaah.

Sekadar diketahui, TMMD atau lebih dikenal dengan sebutan tentara masuk desa, digelar taggal 11 Juli tadi. Akan ditutup pada tanggal 7 Agustus.

Di Kalsel, ada dua lokasi TMMD ke 105. Di Banjarmasin dan Kotabaru. "Kami optimis sebelum berakhir, semua target yang mau dicapai akan selesai," ujar Dandim 1004 Letkol Inf Rony Fitriyanto, Jumat (19/7/19) petang tadi. (JB)
Space Iklan

Tags

Posting Komentar